Tinjau PTM, Eva Minta Puskesmas Sosialisasikan Hepatitis Ke Masyarakat Sekitar


Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat memantau PTM hari kedua, Kamis (12/5). Foto Bagian Protokol Pemkot Bandarlampung 
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat memantau PTM hari kedua, Kamis (12/5). Foto Bagian Protokol Pemkot Bandarlampung 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau hari pertama dan kedua pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, yang dimulai Rabu (11/5) kemarin.

Tinjauan dilakukan antara lain di SDN 1 Tanjung Agung, SMPN 5 Bandarlampung, SMPN 33 Bandarlampung, dan SMPN 2 Bandarlampung.





Kemudian di hari kedua, Eva meninjau SMP N 37, SMP N 11, SD N 1 Ketapang, SD N 1 dan 2 Sukaraja, SMP N 14 B, SD N 1 dan 2 Beringin Raya, SD N 2 Rajabasa, SMP N 22, SMP N 19, SD N 1 Tj. Senang, SD N 1 dan 2 Way Halim Permai, SD dan SMP Muhammadiyah 3,serta SD N 1 Penengahan.

Eva mengatakan, bila pada minggu pertama dilaksanakannya PTM berjalan dengan baik, minggu berikutnya pun diyakini akan berjalan lebih baik lagi dan ekstrakulikuler bisa dijalankan.

Baca Juga:   Tegas, Akhirnya Pemkot Tutup Cafe Tokyo Space

“Alhamdulillah hari ini Kota Bandarlampung melaksanakan tatap muka semuanya dari TK, PAUD, SD dan SMP. Untuk PAUD dan TK  berjumlah 625 lebih dari swasta dan negeri, dan untuk SD sekitar 235 dan SMP 135, ini semua kita lakukan tatap muka bersama, kita lihat perkembangan minggu ini. Kalau minggu ini baik, maka minggu depan baik, InsyaAllah kita berjalan dengan baik,” ujarnya.

Bunda Eva –sapaan akrabnya– juga menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah dan Guru yang ada di Kota Bandarlampung untuk mengingatkan dan memberi contoh yang baik kepada murid-muridnya untuk memakai masker dan menjaga protokol kesehatan.

“Seperti yang dilaksanakan menerapkan Prokes sudah baik dan kita sekarang mensosialisasikan gimana anak-anak ini supaya bisa melakukan yang terbaik untuk mereka masing-masing terutama masalah kedisiplinan,” ujarnya.

Baca Juga:   KWRI Bandarlampung Kutuk Kekerasan Tentara Israel yang Tembak Mati Wartawan Al Jazeera

Saat ini, lanjut Eva, pihaknya juga mengingatkan terkait Hepatitis akut. Dirinya pun menghimbau kepada seluruh kepala sekolah dan guru-guru untuk selalu mengingatkan kepada anak-anak agar lebih baik membawa bekal dari rumahnya masing-masing.

“Kalau memang bawa jajanan biar orang tua saja yang membelikan. Karena kita gak tau sekarang ini Covid-19 belum berakhir, sudah gitu ada lagi varian baru. Mudah-mudahan kalau kita bersama-sama kolaborasi dan kita ingatkan semua anak-anak yang ada ditempat kita melalui wali murid, guru serat kepala sekolah InsyaAllah bunda Eva yakin lebih baik lagi,” tuturnya.

Eva mengingatkan kepada puskesmas melalui Dinas Kesehatan untuk memantau semua kecamatan-kecamatan dan juga puskeskel kecamatan kelurahan yang ada.

Baca Juga:   Eva Silaturahmi ke Tjahjo Kumolo

“Bagi yang belum divaksin Hepatitis datang ke puskesmas gratis, ayo datang berbondong-bondong supaya mencegah penyebaran Hepatitis akut. Kalau kita sayang dengan anak kita, sayang dengan generasi muda maka ayo kita sama-sama sosialisasikan. Sebab, lebih baik mencegah dari pada mengobati,” terangnya.(pip/sur)