Tok! dr. Maya Diputus 4 Tahun Penjara

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Terdakwa penyelewengan anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan (Dinkes): Maya Metissa, divonis 4 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung.

Dalam putusan itu, Ketua Majelis Hakim Siti Insirah menyatakan terdakwa Maya Metissa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam dakwaan subsidiair penuntut umum.



Di mana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Untuk itu menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa (Maya Metissa) selama 4 tahun,” katanya, dalam sidang online yang digelar Rabu (30/12).

Selain itu, terdakwa Maya Metissa juga dikenakan dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp300 juta. “Dengan subsidair 6 bulan kurungan penjara,” kata dia.

“Juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti sejumlah Rp2.110.443.500 dikurangi Rp200 juta sehingga menjadi Rp1.910.443.500,” lanjutnya.

Menurut majelis hakim, apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti itu.

“Apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan penjara,” ungkapnya.

Kuasa hukum Maya Metissa: Jonny Anwar menjelaskan, terkait putusan ini pihaknya akan pikir-pikir dulu. “Masih ada waktu 7 hari jadi masih ada kesempatan untuk kami pikir-pikir,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Utara (Lampura) dr. Maya Metissa, dituntut 5 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampura.

“Menuntut 5 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa Maya Metissa. Dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan,” kata JPU Kejari Lampung: Hardiansyah, Senin (7/12).

Selain itu, dr. Maya Metissa pun dibebankan membayar denda sebesar Rp300 juta. “Subsider 6 bulan kurungan penjara,” kata dia. (ang/sur)






  • Bagikan