Tok, Kotak Suara Alumunium KPU Bandarlampung Terjual Rp274 Jutaan

  • Bagikan
Pegawai pemenang lelang tengah merapihkan kotak suara alumunium dari Gudang Logistik KPU Bandarlampung Wayhui untuk dibawa ke Jakarta, Rabu (9/1). Foto IST

radarlampung.co.id – Kotak suara alumunium milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung yang dilelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sudah laku terjual.

Komisioner KPU Bandarlampung Ika Kartika mengatakan, pemenang lelang tersebut atas nama Tri Sila, pengusaha swasta asal Jakarta. “Iya benar sudah ada pemenangnya dari KPKNL,” kata Ika melalui ponselnya, Rabu (9/1).

Ika melanjutkan, pemenang sendiri memenangkan tender lelang kotak suara alumunium milik KPU Bandarlampung dengan pokok lelang sebesar Rp274.493.000. Nominal tersebut lebih besar dari penawaran yang dibuka KPKNL.

Di mana, seluruh kotak suara alumunium tahun 2004 milik KPU Bandarlampung berjumlah 4.660 kotak dilelang dengan harga Rp11.000 per unitnya. Sehingga bila dikalkulasikan sebesar Rp158.917.000. “Memang yang menang memberikan penawaran lebih dari KPKNL, sampai angka Rp274 juta dari awal Rp158 juta ya penawarannya,” ungkap Ika.

Baca Juga:   Polresta Pantau Ketersediaan Obat-obatan dan Multivitamin Penderita Covid-19

Menurut Ika, seluruh proses lelang KPU Bandarlampung tidak terlibat. Karena sepenuhnya dilakukan oleh KPKNL Bandarlampung. KPU hanya menyiapkan jumlah, dengan perkiraan harga yang telah disetui KPU RI.

“Waktu proses lelangnya kami nggak terlibat, hanya pas penentuan perusahaan mana kami hadir dan melihat perusahaan dengan harga penawaran tertinggi yang akhirnya menang. Nantinya saat ada uang masuk ke KPKNL juga tidak ke kami (KPU), melainkan langsung ke kas negara melalui KPKNL,” tandasnya.

Sampai saat ini, pemenang lelang mulai mendatangi dua gudang milik KPU Bandarlampung tempat penyimpanan kotak suara alumunium. Karena, KPU tidak terlibat baik persiapan pengambilan barang maupun pengiriman.

Sampai Rabu (9/1) beberapa kotak suara sudah dirapihkan dan mulai diambil pemenang lelang. “Iya jadi kami hanya mengawasi saja, yang persiapan dan lainnya dari pemenang lelang itu. Ini saja diberi waktu hanya 7 hari dari ditetapkan pemenang lelang per 4 Januari lalu untuk memgambil. Makanya di gudang logistik juga sudah dipersiapkan,” pungkasnya. (rma/kyd)




  • Bagikan