Tolak Pembatalan Sertifikat, Pemilik Lahan di Korpri Tak Rela Tanah Ibunya Dicaplok

  • Bagikan

Surat dari kuasa hukum Ahmad Handoko and fatner, menunjukkan sertifikat atas nama Yuliatun, dengan nomor sertifikat 511 lokasi tanah terdapat di Kelurahan Korpri Jaya, Sukarame. Terbit sertifikat atas nama Yukiatun tertanggal 5 Maret 2019 ditandatangani oleh Kepala BPN Bandarlampung Ahmad Aminullah, dengan luas lahan 1.014 m2.

Anehnya, sambung David, pembatalan sertifikat SHM No.M 10045/SI seluas 600 meter persegi, atas nama Ny. Heliana Tjandra. “Nama ibu saya, emak saya itu jelas Meliana Tjandra, bukan Ny. Heliana Tjandra, ini saja janggal, ini ada apa. Lalu, BPN membatalkan sertifikat sebanyak 31 sertifikat No.03/Pbt/BPN.18/2015 tertanggal 19-06-2015. Tentu kami menolak,” tandasnya.


Sementara, Yopi Hendro selaku Kuasa Hukum pemilik sertifikat Yukiatun menilai pihaknya telah melakukan prosedur hukum yang berlaku. “Agenda kita hari ini peletakan batas kita minta BPN. Dan ini juga merupakan kepentingan penyidikan dari Polresta Bandarlampung,” ujar Yopi.

Baca Juga:   Bakso Son Haji Sony Adukan Nasip Karyawannya ke KSP RI

Disinggung mengenai surat somasi yang dipermasalahkan, menurut Yopi hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan. “Tidak ada namanya salah alamat. Kita mengirim surat somasi berdasarkan nama di sertifikat yang sudah dibatalkan BPN, di sinilah lokasinya. Kita sudah cocokkan titiknya di sinilah tempatnya,” tukasnya. (sur)




  • Bagikan