Tracing Kontak Edward Antony Menambah Konfirmasi Positif Covid-19


ilustrasi dok eurowildlife.org

RADARLAMPUNG.CO.ID-Rilis harian Covid-19 Provinsi Lampung kembali digelar Kamis (13/8), di mana ada penambahan 7 konfirmasi baru Covid-19. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan per Kamis ada total 327 kasus, dengan 7 kasus baru, 13 kasus kematian dan 234 kasus konfirmasi selesai isolasi.

“Dari tujuh penambahan kasus baru, satu orang dari Lampung Selatan, tiga orang dari Waykanan dan tiga orang dari Bandarlampung,” ujar Reihana.





Untuk kasus nomor 321, pasien berusia 18 tahun laki-laki dari kabupaten Lampung Selatan. Pasien merupakan seorang pelaku perjalanan dari kota Bekasi ke provinsi Lampung. Kondisi saat ini adalah konfirmasi positif asimtomatis atau tidak bergejala. Saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.

“Pasien nomor 322 sampai dengan 324 dari Waykanan yang merupakan hasil tracing dari pasien nomor 310 (Edward Antony, Wabup Waykanan). Saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah sakit Bandar Negara Husada Provinsi Lampung. Selanjutnya satu pasien juga hasil trasing pasien 310, pasien nomor 325 laki-laki 53 tahun tanpa gejala dan sedang melakukan isolasi mandiri,” beber Reihana.

Selanjutnya, pasien nomor 326 yang berusia 43 tahun dan pasien nomor 327 berusia 30 tahun dari Bandarlampung merupakan hasil kreasi dari pasien nomor 318 dan saat ini kondisi tanpa gejala dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Untuk pasien selesai isolasi atau sembuh ada tiga orang yakni pasien 216 berusia 57 tahun perempuan dari Lampung Selatan dan pasien 226 berusia 32 tahun perempuan dari Lampung Selatan. Selanjutnya pasien nomor 228, 8 tahun perempuan dari Lampung Selatan.

Sementara soal rapid tes massal yang digelar Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, dari 1000 rapid tes hanya dilakukan rapid tes pada 600 lebih orang. Dengan hasil dua orang reaktif dari Pasar Bambu Kuning dan Terminal Kemiling.

“Jadi sudah kami tindaklanjuti dengan swab tes, kita tunggu hasilnya besok. Dan dua orang ini kami minta untuk isolasi mandiri dulu sampai keluar swabnya, jika negatif tidak perlu isolasi lagi,” tandasnya. (rma/wdi)