Tragis, Tiga Remaja Putri Tewas Tenggelam

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Tiga remaja putri ditemukan tewas tenggelam di Air Terjun Curup Pekon Tanjung Agung Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Selasa (3/7) siang. Prosesi evakuasi ketiga jenazah dilakukan Polsek Pugung bersama Koramil Pagelaran.

Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda mengungkapkan ketiga korban bernama, Ayunita (18), Bela (12) warga Pekon Sidodadi Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu dan Umi (15) warga Pekon Tanjung Agung Pugung.

“Ketiga korban awalnya terlihat oleh saksi Yasroni (54) saat melintas sekitar pukul 11.30 WIB,” ungkap Mirga Nurjuanda mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma.

Melihat hal tersebut, lanjut kapolsek, saksi mendekat korban tersebut untuk memastikan bahwa itu jasad manusia dan langsung memanggil warga sekitar untuk membantu melakukan evakuasi. Lantas melaporkan ke pamong setempat selanjutnya diteruskan ke Polsek Pugung.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim, 4.156 Terkonfirmasi Positif, 2.900 Sembuh

Kapolsek menjelaskan, jenazah Ayunita dan Bela dievakuasi ke Puskesmas Rantau Tijang untuk dilakukan visum. Setelahnya langsung dibawa ke rumah duka di Pekon Sidodadi Kecamatan Pardasuka Pringsewu. Sementara untuk korban Umi, atas permintaan ayahnya Eko Saputro menolak visum dan jenazah langsung dimandikan guna proses pemakaman.

“Hasil visum di Puskesmas Rantau Tijang, untuk korban Ayunita dan Bela, meninggal dunia dikarenakan banyak minum air dan tidak ada ditemukan luka penganiayaan. Dipastikan murni tenggelam dan keluarga korban Umi tidak mau dilakukan visum, karena orang tuanya merasa kasihan sehingga minta supaya korban langsung dimakamkan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan ayah korban Ayunita, Sukiman (50) awalnya gadis tersebut dan cucunya Bela berpamitan kepada ibunya hendak bermain bersama dan tidak menduga tiba-tiba dikabarkan meninggal dunia.

Baca Juga:   Warga Adiluwih Tewas Tergantung di Tiang Bambu

“Korban Ayunita adalah bibi korban Bela, Ayunita adalah anak Sukiman dan Bela sendiri merupakan cucunya Sukiman,” ujar Kapolsek.

Sementara untuk keluarga Umi belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam suasana berduka.

“Namun dari beberapa saksi, 2 korban asal Pardasuka berkunjung ke rumah Umi dan ketiganya bermain ke Air Terjun tersebut,” tandasnya. (ral/rnn/ehl/gus)




  • Bagikan