Tropicana Slim Kampanyekan Cegah dan Lawan Diabetes di 37 Kota

  • Bagikan
Foto IST

radarlampung.co.id – Memperingati Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day), tahun ini Tropicana Slim kembali mengajak keluarga Indonesia cegah dan lawan diabetes melalui kampanye #Hands4Diabetes.

Di tahun ke-6, kali ini pihaknya mengusung tema Keluarga dan Diabetes. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia bahwa setiap anggota keluarga memiliki peran besar untuk pencegahan diabetes, sekaligus mendukung anggota keluarga yang telah menyandang diabetes.

Brand Manager (BM) Tropicana Slim Noviana Halim mengatakan, sebagai Brand yang selama lebih dari 40 tahun konsisten menginspirasi keluarga Indonesia hidup sehat melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi, Tropicana Slim konsisten mengajak keluarga Indonesia cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah secara berkala, aktif bergerak, menjaga pola makan serta edukasi batasi asupan gula.

Senam Sehat #Hands4Diabetes 2019 dilaksanakan serentak dan secara live di 37 kota di Indonesia. Di antaranya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Semarang, Solo, Jogja, Tegal, Surabaya, Malang, Kediri, Aceh, Medan, Pekanbaru, dan Pematangsiantar.

Selanjutnya Batam, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, Denpasar, Mataram, Ambon dan Jayapura.

Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Metro dan Dinas Kesehatan Kota Metro, Provinsi Lampung, kegiatan ini diikuti sebanyak 1000 peserta yang terdiri dari ayah, ibu dan anak, dengan antusias berkumpul dan mengikuti rangkaian kegiatan pada hari ini. Selain senam sehat, ada juga kegiatan cek gula darah gratis, serta berbagai kegiatan yang seru dan edukatif di berbagai booth acara.

“Tahun ini Tropicana Slim mengangkat tema ‘Keluarga dan Diabetes’ sesuai dengan tema peringatan Hari Diabetes Internasional, dimana diperlukan semangat dan kesadaran seluruh anggota keluarga untuk bersama-sama cegah dan lawan diabetes. Semangat ini pun diturunkan dalam bentuk ‘Senam Keluarga Lawan Diabetes’, hasil kolaborasi RSCM FKUI, Tropicana Slim, dan Sobat Diabet,” katanya.

Sambung dia, gerakan senam sehat ini terdiri dari dua jenis olahraga, yaitu olahraga aerobik untuk melatih jantung, serta olahraga resisten untuk melatih otot tubuh. Bagi keluarga Indonesia yang tidak dapat mengikuti #Hands4Diabetes hari ini, video Senam Keluarga Lawan Diabetes dapat diunduh di YouTube Tropicana Slim.

“Menurut American Diabetes Association pada jurnal Diabetes Care, kombinasi latihan aerobik dan latihan resisten ini lebih efektif memperbaiki sensitivitas insulin sehingga gula darah tetap stabil bagi diabetisi. Tentunya, tidak lupa diiringi dengan membatasi asupan gula tiap hari, agar diabetes jauh dari kita dan keluarga,” pungkasnya.

Menurut Kepala Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, dr. Dante Saksono, SpPD-KEMD, PhD, mengatakan, saat ini diabetes masih menjadi momok yang perlu dilawan dan dicegah secara serius oleh masyarakat. Bukan hanya jumlahnya yang semakin tinggi di Indonesia, usia penderita diabetes khususnya diabetes tipe 2, juga sudah semakin muda dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data Riskesdas 2013, 90 persen dari total kasus diabetes merupakan diabetes tipe 2, yang umumnya terjadi pada orang dewasa, namun beberapa tahun terakhir makin banyak ditemukan pada usia dewasa muda di bawah 30 tahun bahkan pada anak-anak dan remaja,” katanya.

Masih kata dia, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan yang tepat terkait pencegahan diabetes di keluarga, ditambah lagi anak-anak yang suka jajan makan kurang sehat dan tinggi gula serta kurang aktivitas fisik, sehingga mengakibatkan anak berpotensi memiliki berat badan berlebih atau obesitas yang membuat mereka makin berisiko menderita diabetes.

“Inilah mengapa edukasi terkait diabetes sejak dini sangat penting di keluarga, baik kepada ayah, ibu, maupun anak, agar seluruh anggota keluarga Indonesia bisa sadar dan tahu cara yang tepat mencegah dan melawan diabetes. Jika tidak ditangani dengan baik, menurut World Health Organization, angka kejadian diabetes diprediksi akan melonjak hingga 21,3 juta jiwa pada 2040,” tambahnya.

Selain itu, dukungan seluruh keluarga sangat diperlukan bagi anggota keluarga yang sudah menyandang diabetes, seperti mengantarkan berobat, mengingatkan untuk selalu minum obat dan menyediakan makanan sehat, sehingga kadar gula darah dapat terkontrol baik dan penderita diabetes dapat terhindar dari komplikasi-komplikasi yang mengancam nyawa maupun menurunkan kualitas hidup.

Sementara itu, Customer Development Associate Manager Tropicana Slim Lampung Vio Dian menambahkan, pihaknya juga mengadakan kegiatan senam sehat bersama, untuk mengajak masyarakat beraktivitas fisik sebagai salah satu upaya hidup sehat dan mencegah diabetes. Pemeriksaan gula darah gratis juga dilakukan sebagai bentuk deteksi dini diabetes.

“Pemeriksaan gula darah secara dini dan rutin penting dilakukan mengingat penyakit diabetes yang tidak memiliki gejala pada tahap awal. Harapannya, para diabetesi dapat memperoleh penanganan sedini mungkin untuk menghindari timbulnya komplikasi. Bagi mereka yang terdeteksi pre-diabetes juga dapat ditangani segera agar tidak berkembang menjadi diabetes,” jelas

Lebuh jauh dijelaskas, semakin banyaknya pilihan makanan minuman manis kekinian saat ini menjadi godaan bagi masyarakat Indonesia, mulai dari jajanan sekolah anak-anak hingga orang dewasa. Dalam #Hands4Diabetes tahun ini, Tropicana Slim memperkenalkan beberapa varian terbarunya Tropicana Slim yang bebas gula dan bercita rasa tinggi.

Diantaranya Tropicana Slim Honey alternatif pengganti gula yang rendah kalori, Topping Kental Manis Bebas Gula, serta Santan Less Fat atau Rendah Lemak, sebagai alternatif pelengkap makanan minuman yang lebih sehat dan tetap enak bagi keluarga Indonesia.

Di acara #Hands4Diabetes, Tropicana Slim juga mengajak keluarga Indonesia menunjukkan solidaritas kepada diabetesi di Indonesia melalui pengumpulan petisi smile, baik online ataupun offline. Setiap petisi smile yang terkumpul bernilai Rp 1.000,- yang didonasikan ke Komunitas Sobat Diabet untuk melakukan aksi edukasi dan cegah diabetes di berbagai wilayah di Indonesia. (ega/rls/kyd)


Baca Juga:   Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics


  • Bagikan