Tubaba Camp II, Bentuk Karaker Dan Jati Diri Siswa

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Upaya pembentukan karakter dan jati diri siswa berlandaskan prinsip Nenemo-SSL (Nemen, Nedes, Nerimo – Sederhana, Setara, dan Lestari) terus dilakukan oleh Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba).

Hal ini merupakan langkah nyata dari komitmen Pemkab Tubaba yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga memprioritaskan pembangunan manusianya (SDM).

Tubaba Camp adalah salah satunya. Sebuah kegiatan yang diisi dengan berbagai aktivitas kreatif berbasis pada penumbuhkembangan karakter siswa yang diharapkan dapat menjadi wahana dalam mengembangkan aktivitas edukasi, pengembangan dimensi diri, dan pengembangan skill siswa.

Pada gelaran kedua ini, kegiatan berupa Camp Training tersebut berlangsung selama empat hari dan dimulai sejak Minggu (1/9) lalu. Ada 48 siswa Sekolah Dasar (SD) yang tergabung sebagai “Ksatria Nenemo” angkatan kedua ini. Mereka pun telah selesai menempuh pembelajaran tentang melatih diri untuk mandiri dan disiplin, menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air, menumbuhkan kecintaan pada Tubaba, menumbuhkan rasa cinta lingkungan, dan memaknai prinsip Nenemo-SSL.

Para Ksatria Nenemo ini berasal dari 24 SD dari Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar. Sejak masuk Tubaba Camp, mereka dihantarkan langsung oleh orang tuanya.

Begitupun kepulangannya pada hari ini (Rabu, 4/9) yang dilepas secara resmi oleh Bupati Tubaba, para orang tua dengan penuh antusias kembali menjemput putra-putrinya di Taman Budaya Kota Uluan Nughik yang menjadi pusat kegiatan Tubaba Camp tersebut.

Saat menutup secara resmi Tubaba Camp edisi kedua tersebut, ada pesan tersirat yang disampaikan oleh Bupati Tubaba, Umar Ahmad. Salah satunya, seluruh masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Untuk mewujudkan itu, kesadaran diri menurut Umar menjadi kuncinya. Bupati Umar Ahmad berharap semua pihak menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, termasuk meminimalisir produksi sampah khususnya sampah plastik.

“Jika hal ini tidak kita tanamkan sejak sekarang, bisa kita bayangkan seperti apa kondisi lingkungan yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita kedepan. Nah, itulah salah satu yang ingin kita tanamkan sejak dini kepada pelajar dan generasi muda melalui Tubaba Camp ini dalam rangka   menumbuhkembangkan karakter dengan prinsip Nemen (pekerja keras), Nedes (tahan banting), Nerimo (ikhlas) dan nilai-nilai kesetaraan, kesederhanaan, kelestarian,” pesanya. (fei/kyd)




  • Bagikan