Tujuh Saksi Kembali Akan Dihadirkan di Sidang Online Suap Fee Proyek Lampura Besok

  • Bagikan
Sidang suap kasus dugaan fee proyek di Lampung Utara, dengan empat terdakwa yakni Agung Ilmu Mangkunegara, Raden Syahril, Syahbudin, dan Wan Hendri berlangsung melalui video teleconference di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Senin (30/3). Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan kerumunan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Sidang lanjutan suap fee proyek di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) akan dilanjutkan lagi pada Kamis (2/4) besok. Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiq Ibnugroho akan kembali menghadirkan lagi tujuh saksi.

Menurut Taufiq -sapaan akrabnya- mengatakan, sidang tetap akan dilakukan secara online ini tentunya untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19). “Untuk keempat terdakwa nantinya tetap akan menyaksikan sidang di tempat masing-masing,” ujarnya, Rabu (1/4) sore.

Ditanya siapa saksi yang akan dihadirkan pada sidang besok, Taufiq belum bisa membeberkannya. Namun, saksi-saksi yang dihadirkan nantinya masih menyangkut kepada keempat terdakwa. “Ya kita lihat besok keterangan para saksi-saksi saja,” ucapnya.

Baca Juga:   Ratusan Preman dan Pelaku Pungli Diamankan di 64 Lokasi di Lampung

Disingung apakah nantinya para saksi yang dihadirkan pada Senin (30/3) kemarin akan dihadirkan, karena diketahui masih banyak yang belum dimintai keterangan, Taufiq pun belum bisa menjelaskan secara rinci, yang pastinya kata dia kemungkinan saksi-saksi itu akan dipanggil lagi.

“Untuk kapan dipanggilnya kita belum bisa memastikannya,” jelasnya.

Lalu ditanya lagi bagaimana kesannya menjalani sidang online untuk pertama kali di Lampung. Taufiq membeberkan bahwa sidang online di Lampung untuk kasus tipikor berjalan dengan baik. Namun, masih ada terkendala jaringan.

“Termasuk terkendala dengan jaringan, dan terkendala sambungan suara yang hanya ada di tempat majelis hakim, tapi sepanjang kemarin sudah berjalan dengan biasa. Artinya untuk sidang besok (Kamis, red) mudah-mudahan tidak ada kendala lagi, dan Senin kemarin itu awal kita menerapkan sidang online,” pungkasnya. (ang/ang)



  • Bagikan