Tunggu Saja, Insentif Perawat RSUDAM Bakal Keluar

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) meminta para staf bersabar. Ini terkait penundaan pencairan insentif  beberapa bulan terakhir.

Direktur Utama RSUDAM dr. Hery Djoko Soebandriyo mengatakan, pihaknya masih memproses pencarian. Untuk polemik yang banyak menimbulkan kecurigaan telah diselesaikan.

“Kemarin itu kita rapat, sekalian sosialisasi pergub baru mengenai pembagian (insentif) jasa. Hingga aplikasinya dan juga klarifikasi. Prinsipnya (pembayaran insentif) mengikuti asuransi BPJS kesehatan. Jadi menunggu dibayarkan. Sekarang sistem transparansinya bisa terlihat di sana,” kata Hery kepada Radarlampung.co.id ditemui diruangannya, Senin (28/10).

Ia juga meminta para staf untuk bersabar menunggu surat pertanggungjawaban (SPj.) pencairan insentif. ”Bukan bertahap ya. Kalau SPj.-nya sudah sesuai, baru dibagi. Prosesnya tidak selesai dalam 3-4 hari. Tapi sesegera mungkin,” tegasnya.

Baca Juga:   PKL dan Warung Kecil Level 4 Bakal Dapat Insentif Rp1,2 Juta

Terkait klaim BPJS yang belum dibayarkan, Hery menyatakan masih berupaya menggunakan dana talangan dengan berdiskusi bersama Gubernur Lampung. ”BPJS baru membayar Februari. Kita nagihnya sudah bulan Mei. Informasinya dalam minggu ini. Untuk dana talangan, masih kita proses payung hukumnya,” sebut dia.

Sebelumnya, sejumlah perawat mempertanyakan pembayaran insentif yang belum tuntas. Mereka berkumpul di aula lantai 2 gedung administrasi RSUDAM, Selasa (22/10).

Informasi yang dihimpun, para perawat dua kali menggelar pertemuan. Mereka rapat karena insentif selama beberapa bulan belum juga dicairkan. ”Ya (rapat) masih seputar insentif kita. Kita disuruh menunggu,” kata salah seorang perawat. (mel/ais)




  • Bagikan