Tak Puas Kinerja Polres Waykanan, Korban Penganiayaan OTW Polda

  • Bagikan
Syukur (52) salah satu korban penganiayaan saat menunjukan BAP laporan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Lampung, Rabu (16/1). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Syukur (52), warga Dusun Lima, Kecamatan Blambangan Umpu, Waykanan mendatangi Polda Lampung,  Rabu (16/1). Kedatangannya untuk melaporkan dugaan tindakan penganiayaan yang dialaminya oleh tiga oknum berinisial ZI, JO, dan RB di tempat kejadian perkara (TKP) PT Inhutani V, Kamis 20 Desember 2018 silam.

Syukur mengatakan, sebelumnya ia telah melaporkan kejadian ini ke Polres Waykanan, sesuai dengan laporan polisi nomor: LP/B-1089/XII/2018/POLDA LPG/SPKT RES WAY KANAN tertanggal 20 Desember 2018. Namun hanya satu tersangka yang diringkus yaitu ZI, sedangkan JO dan RB dilepaskan penyidik dikarenakan tidak cukup bukti.

“Menurut penyidik yang melakukan penganiayaan hanya ZI. Sedangkan JO dan RB tidak melakukan penganiayaan, padahal sudah cukup bukti, baik ada saksi dan hasil visum tindakan penganiayaan yang dilakukan ketiga pelaku,” ujar Syukur, Rabu (16/1).

Baca Juga:   Vaksinasi Covid-19, Polda Lampung Sasar 200 KK di Pulau Pahawang

Atas tidak adanya keadilan yang dilakukan penyidik Polres Waykanan itu pihaknya lanjut melaporkannya ke Polda Lampung. Dikarenakan masih adanya ancaman dari pihak terlapor ini.

“Maka dari itu saya mohon perlindungan hukum kepada kepolisian. Dan terhadap terlapor JO dan RB agar ditangkap dan ditahan karena terlibat penganiayaan secara bersama-sama,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih mengatakan, saat ini penyidik Polda Lampung telah menerima laporan korban dan sedang ditindaklanjuti. “Ya, tadi sudah saya tanya dengan penyidik dan akan ditindaklanjuti,” terangnya.




  • Bagikan