Turun ke Lampung, Wapres Minta Vaksinasi Dipercepat Agar Tercapai Herd Immunity

  • Bagikan
Wapres RI Ma'aruf Amin meninjau vaksinasi di Ruang Abung, Pemprov Lampung, Senin (22/3). FOTO BIRO ADPIM PROVINSI LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin mengunjungi Lampung hari ini (22/3). Kedatangan Wapres salahsatunya untuk meninjau langsung vaksinasi yang digelar di Ruang Abung, Balai Keratun, Pemprov Lampung.

Dari pantauan radarlampung.co.id, Wapres mengunjungi satu per satu meja yang disediakan Dinkes Lampung untuk vaksinasi. Mulai dari meja pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh.


Kemudian meja 1 yang merupakan meja pendaftaran. Dilanjutkan meja 2 untuk screening, kemudian meja 3: vaksinasi dan meja 4: observasi. Juga memantau apakah ada kejadian pada vsksinasi (KIPI) atau tidak.

Ma’aruf juga sempat berbincang dengan sejumlah sasaran vaksin yang hadir. Di mana, ada 20 orang dari perwakilan berbagai kalangan yang ikut divaksin. Mulai dari ASN, lansia, pedagang, pegawai BUMN, perwakilan tokoh agama, hingga wartawan.

Baca Juga:   Lambar Waspadai Covid-19 Varian MU

Usai melakukan pemantauan, Wapres berharap vaksinasi bisa dilakukan lebih cepat. Agar bisa segera terbentuk herd Immunity di masyarakat.

“Saya baru saja menyaksikan vaksinasi di Lampung ini dan saya melihat prosesnya sangat bagus. Yang biasanya ada 4 meja sekarang ada 5 meja, karena yang pertama untuk melakukan pemeriksaan tentang tensinya supaya diketahui apakah siap atau tidak. Dan kita berharap vaksinasi ini yang sekarang 8.000 per hari, terus ditingkatkan karena kita ingin supaya tercapai head immunity dalam jangka satu tahun. Jadi kira-kira antara 20 sampai 50 ribu (per-hari),” jelasnya.

Ma’aruf juga berharap percepatan vaksinasi juga dilakukan di Lampung. “Karena itu kita harapkan ada percepatan. Dan untuk vaksin Saya kira pemerintah menyiapkan selain sinovac juga ada astrazeneka dan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga:   Singgung Nasib Karyawan, Ini Curhatan H. Sony Kala Semua Gerai Bakso Sony Ditutup

Wapres juga berharap, vaksinasi ini harus terus dilakukan dengan upaya penerapan protokol kesehatan. Karena menurutnya tetap dibutuhkan penerapan protokol kesehatan untuk menanggulangi penularan Covid-19. (rma/sur)




  • Bagikan