Turun Ke Level 2 PPKM, Lamtim Kembali Buka Objek Wisata

  • Bagikan
Kadis Pariwisata Lamtim Junaidi Abdul Muin. Foto Dwi/Radarlampung.co.id
Kadis Pariwisata Lamtim Junaidi Abdul Muin. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur mulai mengizinkan sejumlah objek wisata untuk menerima pengunjung. Kepala Dinas Pariwisata Lamtim Junaidi Abdul Muin menjelaskan, diperbolehkannya sejumlah objek wisata menerima pengunjung itu menyusul perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lampung Timur yang semakin membaik.

“Saat ini, Lamtim masuk level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sehingga sejumlah dapat dilaksanakan kembali. Itu termasuk kegiatan pariwisata,” jelas Junaidi Abdul Muin, Selasa (21/9).


Ia melanjutkan, meski objek wisata telah dibuka kembali, namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Antara lain, pembatasan jumlah pengunjung hanya 25 persen dari kapasitas. Kemudian, wajib mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun sebelum masuk objek wisata dan pengecekan suhu pengunjung.

Baca Juga:   Sebanyak 559 CPNS Lamtim Dinyatakan Gugur

Ditambahkan, dengan telah dibukanya objek wisata itu diharapkan dapat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. “Pembukaan obyek wisata akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan, perkembangannya terus membaik,” harap Junaidi.

Diketahui,  saat ini total warga Lamtim yang terkonfirmasi positif sebanyak 5.810 atau bertambah 10 kasus baru dibanding sehari sebelumnya. Penambahan kasus baru itu tersebar di 6 Kecamatan. Masing-masing, 3 warga Kecamatan Gunung Pelindunh, 2 Melinting, 2 Pasir Sakti, 1 Batanghari, 1 Sukadana, dan 1 Batanghari Nuban.

Dari 5.810 yang terkonfirmasi Covid-19, sebanyak 5.182 telah sembuh (89,%) atau bertambah 12 dibanding sehari sebelumnya. Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 561 atau tidak mengalami penanbahan dibanding sehari sebelumnya. Sehingga, total warga terkonfirmasi yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 67. (wid/sur)




  • Bagikan