Turun Level, Geliat Penumpang Bus AKAP Terminal Rajabasa Masih Sepi

  • Bagikan
Terminal Rajabasa sepi penumpang meski PPKM di Bandarlampung turun ke level 3. Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id
Terminal Rajabasa sepi penumpang meski PPKM di Bandarlampung turun ke level 3. Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kota Bandarlampung sejak 6 September lalu telah masuk zona kuning dan turun ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III. Untuk syarat perjalanan bagi pelaku perjalanan, khususnya angkutan penyebrangan hingga saat ini masih diwajibkan dua syarat, yaitu kartu vakain dan rapit test antigen.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa Harri Indarto mengatakan, meski sudah turun ke Level III, syarat wajib pelaku perjalanan tetap dengan membawa kartu vaksim dan rapid test antigen. Pihaknya pun menyiapkan fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan klinik di terminal dan terintegrasi ke aplikasi Peduli Lindungi


“Kita juga sudah mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi kepada para penumpang. Jadi bagi yang sudah memiliki aplikasi itu dapat melakukan scan di barcode yang telah disiapkan. Bagi yang belum kita edukasi untuk menginstal dan menggunakan aplikasi tersebut,” ujarnya, Jumat (17/9).

Baca Juga:   Pemkot Bandarlampung Tambah Satu Dinas

Saat ini, menurut Herri, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tidak terlalu banyak masuk ke Terminal Type A Rajabasa. Sehingga persentasi penumpang jika dibanding sebelum dan saat PPKM sangat berbanding jauh. Dari data yang pihaknya miliki per 24 jam hanya ada 21 bus AKAP keberangkatan dari Terminal Rajabas dengan 16 kedatangan.

Sedangkan Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), kedatangan ke terminal Rajabasa 55 bus, dan keberangkatan 49 bus. Sehingga dapat diartikan penumpang cukup turun jauh. “Jadi yang kita bandingkan selama PPKM, dibanding Juni sebelum PPKM. PPKM kan mulai 5 Juli, turun sekitar 50 persen ada. Kalau geliat AKDP sudah mulai, karena pegawai yang kerja di kabupaten sudah mulai masuk,” ujarnya.

Baca Juga:   Polsek Kedaton Buka Gerai Vaksin

Sehingga pada September ini, lanjut Herri, belum ada geliat peningkatan penumpang, meski telah turun level. Nantinya data di September akan dibandingkan dengan data Juni sebelum PPKM. “Belum ada peningkatan, masih sepi,” ucapnya.

Ditambahkannya, bus dari arah utara sendiri saat ini juga jarang masuk terminal. Itu dikarenakan keterbatasan akses untuk menuju Terminal Type A Rajabasa. “Akses sedikit bisa dilihat di Jl. Abdul Haq seperti apa ada flyover, di depan Islamic juga seperti apa. Itu median jalan dibuka di depan Islamic karena ada rumah sakit darurat,” tuturnya. (pip/sur)




  • Bagikan