UMK Tuba Terendah Keempat di Lampung

  • Bagikan
ilustrasi/net

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Dan, kenyataan pahit harus diterima Kabupaten Tulangbawang, khususnya para pegawai swasta setempat. Pasalnya, berdasarkan SK nomor G/561/V.07/HK/2018 Tulangbawang termasuk daerah dengan UMK rendah, yakni terendah keempat dengan besaran Rp2.251.694,12.

Berdasarkan data yang dihimpun radarlampung.co.id, UMK Tulangbawang hanya sedikit lebih tinggi dari Kabupaten Lampung Tengah Rp2.250.956,70, Kota Metro Rp2.242.540,82, dan Lampung Timur Rp2.241.406,44.

“Iya sudah (turun), bareng dengan kabupaten/kota lain kemarin,” kata Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans Tulangbawang Andri kepada radarlampung.co.id, Rabu (9/1).

Meski terendah keempat, para buruh atau pekerja di Tulangbawang dapat bernafas lega lantaran UMK yang diajukan Pemkab Tulangbawang disetujui dengan kenaikan Rp167.371,14 atau 8,63 persen dari UMK tahun 2018 senilai Rp2.084.322.

Sementara, tiga daerah dengan UMK tertinggi yakni Kota Bandarlampung dengan Rp2.445.141,15, Kabupaten Mesuji Rp2.385.874,00, dan Waykanan Rp2.380.000,00. (nal/sur) 




  • Bagikan