UMKM Lampung Didorong jadi Eksportir

  • Bagikan
Asisten Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Dwi Andriani Sulistyowati saat sambutan. Foto Agung Budiarto/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – UMKM di Provinsi Lampung bakal didorong menjadi eksportir. Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Dwi Andriani Sulistyowati saat Pelatihan Prosedur dan standar ekspor bagi UKM di Hotel Grand Anugerah, 30 Maret-1April 2021.

Dia mengatakan, Lampung merupakan daerah yang potensi dan perlu digarap. Dimana, kearifan lokal di Lampung bisa dimamfaatkan untuk ketahanan pangan dan mendatangkan devisa. “Kita diberi mandat, menaikkan kelas. Dari mikro, menjadi kecil, kecil, menjadi menengah, kemudian besar. UMKM harus jadi eksportir di masa yang akan datang,”kata dia.


Dijelaskan dia, secara nasional ada sekitar 64 juta UMKM. Namun, yang memiliki kontribusi di ekspor hanya sekitar 14 persen saja. Karenanya, dalam pelatihan ini nanti dijelaskan berbagai aturan terkait ekspor dan kepabeanan.
Dia juga mempersilakan Dinas Koperasi dan UKM untuk proaktif dan bisa langsung membuat permohonan ke masing-masing Deputi Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca Juga:   33 Agenda Kerja Gubernur Tetap Jadi Acuan

“Misalnya soal perizinan, mungkin masih banyak (yang belum). Bisa ke Deputi Usaha Mikro. Pak kadis bisa membuat permohonan masing-masing ke Deputi. Ini tindaklanjut kita dari kunjungan pak Menteri beberapa waktu lalu. Seperti pisang mas. Intinya semua pihak ingin UMKM kita bisa lebih mandiri, untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata dia.

Plt Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, A.Rozali mengatakan, nilai ekspor Januari 2021 ini jika dibandingkan dengan Januari 2020 yang tercatat US$206,31 juta, mengalami peningkatan sebesar US$103,15 juta atau naik  50,00 persen. Dimana untuk kontribusi UMKM ke ekspor tentunya harus ada peningkatan SDM.
“Kita harap peserta agar serius mengikuti pelatihan dan ini bisa menyosialisasikan ke seluruh UMKM di Lampung. Bagaimana Lampung juga bisa mendukung PEN,” katanya. (abd/wdi)




  • Bagikan