Underpass Unila Disulap Jadi Ikon Bawah Laut

  • Bagikan
Seorang pelukis yang tergabung dalam beberapa komunitas mural dan para seniman Provinsi Lampung saat melukis mural di dinding underpass Universitas Lampung di Jalan ZA. Pagar Alam, Rajabasa, Sabtu (7/9). Sebanyak 50 pelukis mural yang terlibat untuk melukis dinding underpass tersebut dengan dengan tema alam bawah laut (underwater). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Pemkot Bandarlampung semakin gencar memperkenalkan ikon khas Lampung di jalanan perkotaan. Kali ini sasarannya Underpass di Jalan Z. A. Pagaralam tepat di depan pintu masuk Universitas Lampung (Unila).

Sejak Jumat (6/9) malam, lalulintas kendaraan di jalan arah Bandarlampung menuju Natar cukup padat. Ternyata kepolisian menutup sebagian jalan disisi kiri underpass. Sehingga pengendara harus melewati bagian atas underpass.

Setelah dikonfirmasi, underpass tersebut dalam proses lukis dan cat yang dilakukan seniman se-Lampung. Hal ini diungkapkan M. Yudhi, Kadis Pariwisata Bandarlampung, Sabtu (7/9).

Menurutnya, pengecatan dan pelukisan underpass untuk penataan Kota Bandarlampung. “Iya lagi dikerjakan. Dari tadi malam sudah di tutup (sebagian jalan underpass). Itu kami lakukan memang sebagai penataan agar kota lebih bagus,” beber Yudhi.

Menurutnya sampai saat ini sekitar 50 seniman dilibatkan. Pengerjaannya dibagi menjadi dua shift.

“Pertama pagi sampai menjelang magrib, nanti setelah magrib mulai lagi sampai subuh. Untuk pengerjannya juga tidak sekaligus, sekarang sisi kiri dan jalan ditutup. Tapi kalau nanti sudah selesai ke sisi kanannya. bergantian,” tambahnya.

Rencananya pengerjaan lukisan ini dilakukan dengan target pengerjaan selama dua minggu. Pelukis diminta untuk menggambar semua bagian undrpass dengan tema nuansa bawah laut.

“Semua bagian undrerpass di gambar hingga atas dan keliling, kanan kirinya juga. Karena Pak Wali berharap underpass jadi ikon juga. Untuk motifnya nanti nuansa bawah laut, kaya akuarium underwater,” tandasnya.

Sebelumnya, seluruh flyover di Bandarlampung juga telah dilakukan pengecetan. Pengerjaan di flyover memang melibatkan siswa sekolah. Tapi karena ini memang bakal dijadikan ikon Bandarlampung, maka pengerjaannya melibatkan seniman. (rma/kyd)


Baca Juga:   Tujuh Daerah di Lampung Ini Berstatus Zona Merah Covid-19


  • Bagikan