Unila Bakal Kukuhkan 12 Guru Besar

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO FREEPIK.COM

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dalam waktu dekat, 12 guru besar Universitas Lampung (Unila) akan dikukuhkan. Paling lambat, pengukuhan dilakukan menjelang dies natalis.

“Secepatnya (dikukuhkan). Jelang dies (natalis) paling lambat,” kata Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., Senin (21/6).

Karomani menuturkan, ditargetkan Unila memiliki 100 guru besar pada awal tahun depan. “Kita berharap di akhir tahun ini atau awal tahun depan, ada 100 guru besar Unila,” sebut dia.

Sementara Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Heryandi mengungkapkan, 12 guru besar yang akan dikukuhkan di antaranya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak empat orang, Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian serta FISIP masing-masing dua orang.

Baca Juga:   Amankan 18 Karung Daging Celeng

Kemudian dari Fakultas Hukum serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan masing-masing satu orang.

“(Untuk pengukuhan), kita lagi menunggu instruksi dari pak rektor. Karena menyesuaikan jadwal kegiatan beliau,” kata Heryandi.

Pada bagian lain, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Hero Satrian Arief mengungkapkan, 12 guru besar itu adalah Prof. Yuliansyah, Prof. Nurdiono, dan Prof. Toto Gunarto dari FEB.

Kemudian Prof. Sugiyanto, dan Prof M. Badaruddin dari Fakultas Teknik; Prof. Christine Wulandari dan Prof. Dwi Hapsoro dari Fakultas Pertanian.

Selanjutnya Prof. Sindung Haryanto dan Prof. Hartoyo dari FISIP. Dari Fakultas Hukum, Prof. Hamzah dan Prof. Undang Rosidin dari FKIP.

Salah seorang yang dijadwalkan bakal dikukuhkan sebagai guru besar, Prof. Undang Rosidin menyampaikan, ia mendapatkan SK Guru Besar (Profesor) sejak 1 November 2020 lalu untuk bidang Ilmu evaluasi dan assessmenr pendidikan.

Baca Juga:   Lamteng Berduka, Asisten I Meninggal karena Covid-19

“Informasi sementara yang saya dapatkan, sepertinya pengukuhan serentak dengan guru besar dari fakultas lainnya. Karena menimbang masih dalam suasana pandemi virus Corona. Sampai sekarang belum dapat jadwal pastinya,” kata Undang Rosidin. (mel/ais)




  • Bagikan