Unila Bentuk Tim Investigasi Selidiki Dosen Diduga Lakukan Pelecehan


radarlampung.co.id – Rektorat Universitas Lampung (Unila) telah membentuk tim investigasi, terkait dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila berinisial CE yang melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswinya berinisial DLC (22).

Rektor Unila Hasriadi Mat Akin mengatakan, saat ini memang pihaknya belum tahu pasti terkait adanya laporan oknum dosen yang melakukan dugaan pelecehan tersebut.





“Saya juga belum tahu ya laporan itu (pelecehan). Dan juga baru tahunya dari grup WhatsApp,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Rabu (25/4).

Menurutnya, saat ini pihaknya telah membentuk tim investigasi dan meminta kepada Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III untuk melakukan penyelidikan kebenaran dugaan pelecehan tersebut. “Tunggu saja ya hasil dari tim investigasi nanti seperti apa,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, oknum dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (Unila) bernisial CE dilaporkan ke Polda Lampung, dengan nomor laporan STTPL/671/IV/2018/SPKT, Selasa 24 April 2018, dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya bernisial DCL (22).

Subir Sulaiman, paman korban mengatakan, dugaan pelecehan yang dilakukan oknum dosen tersebut kepada keponakannya sering dilakukan dan perbuatan itu lebih dari satu kali.

“Keponakan saya sudah beberapa kali dilecehkan, seperti tangannya dipegang dan diraba, terakhir kali payudaranya di raba-raba,” ujarnya di ruang Graha Jurnalis Mapolda Lampung, Selasa, (24/4). (hen/ndi/ang)