Unila Buka Tele-Edukasi untuk Pendampingan Pasien Covid-19

  • Bagikan
COVID-19 BARU
ILUSTRASI/FOTO WWW1.RACGP.ORG.AU

RADARLAMPUNG.CO.ID – Universitas Lampung (Unila) melalui Fakultas Kedokteran (FK) membuka program Tele-Edukasi bagi sivitas yang terkonfirmasi Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked.,M.Kes. mengatakan, tele-edukasi ini melibatkan mahasiswa kedokteran Unila yang telah menjalani intership.

“Ada sekitar 15 sampai 20 mahasiswa yang sudah menjalani intership yang ikut dalam program ini. Jika kurang, mahasiswa yang baru lulus juga akan dilibatkan,” beber Asep.


Asep menyebutkan, program ini langsung memberikan pendampingan dan pelayanan pasien isoman (isolasi mandiri) di lingkungan Unila. Saat ini program sudah berjalan, namun masih hanya untuk sivitas Unila.

Masyarakat yang sedang isolasi mandiri bisa bertanya langsung melalui nomor call center Covid-19 Unila di 0812 7822 3506. Perharinya, ada tiga shift yang dibagi.

Baca Juga:   Tim PKM Polinela Mengadakan Pelatihan Pembuatan Abon Lele 

“Ini program baru di-launching, bisa langsung dicoba saja. Untuk sementara hanya untuk warga Unila, sembari dievaluasi dan dikembangkan lagi, jika sudah dianggap mapan, akan di-publish,” tambahnya.

Saat pewarta Radar Lampung mencoba menghubungi langsung nomor call center untuk mengecek respon cepat Call Center Covid-19 Unila, dalam dua menit mendapatkan balasan dari salah satu dokter –dr. Ulima.

Radar Lampung mencoba bertanya mengenai pengobatan yang dilakukan khusus untuk gejala anosmia, gejala umum yang kerap diderita pasien Covid-19. Respon lantas diberikan dengan cepat.

“Untuk anosmia belum ada obatnya, tetapi bisa dilatih. Lakukan latihan penciuman seperti mencium barang yang ada di sekitar, sampo, sabun, teh, atau kopi. Sabar ya, penyembuhan anosmia berbeda-beda tiap individu,” ungkap dr. Ulima. (rma/sur)




  • Bagikan