Unila Gelar Silahturahmi Virtual

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Silahturahmi virtual digelar Universitas Lampung (Unila) sekaligus halal bihalal Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini. Penyelenggaraan menggunakan zoom meeting ini dilakukan Rabu (19/5).

Dalam kegiatan yang juga digelar luring (luar jaringan) dengan peserta terbatas dilakukan di ruang sidang lantai dua Rektorat ini diikuti ketua senat, ketua SPI, para wakil rektor, para dekan, direktur pascasarjana, para ketua lembaga, dan para kepala biro.

Sementara peserta silahturahmi secara daring diikuti para wakil dekan dan wakil direktur pascasarjana, para kepala UPT, kepala badan, koordinator bagian, subkoordinator bagian, kajur, kaprodi, kepala laboratorium, kepala puslit, dosen, tim kerja rektor dan wakil rektor, tim regulasi, tim advokasi, tim zona integritas, tim reformasi birokrasi dan tim organisasi tata kerja.

Baca Juga:   Kabar Duka, Guru Besar Unila Wafat

Dalam kegiatan ini, Rektor Unila Prof. Karomani menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1442 hijriah. Selain itu, dirinya juga meminta doa dan dukungan dalam membangun Universitas Lampung. Menurutnya untuk mewujudkan hal itu, diperlukan sinergi satu sama lain sejalan dengan tagline Unila Bersinergi dan Berinovasi demi Negeri terutama dalam target Unila kedepan dalam meningkatkan meningkatkan PNBP dan akreditasi unggul 60% dalam rangka transformasi Unila menjadi PTN-BH.

“Meski tantangannya sangat berat, tapi kita tetap harus berusaha dan bapak ibu mendoakan. Dengan doa dan usaha itu mencapai cita-cita yang diimpikan,” kata Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Sosial Unila ini.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiah oleh Dr. Bukhori Muslim, Lc., terkait hakikat takwa. Dalam satu hadis, Rasulullah SAW bersabda, hendaklah kamu bertakwa, karena ia (takwa) adalah kumpulan segala kebaikan.

Baca Juga:   Unila Konservasi Anggrek lewat Campus Garden

Untuk menjadi manusia mulia, manusia dituntut mengembangkan potensi takwa sambil menekan hawa nafsu. Takwa bukan diukur dengan penampilan.

“Takwa inilah jaminan pintu surga dibukakan untuk kita, itu semua ditempa saat puasa. Jika kita sudah mampu mengendalikan mulut dan syahwat, yakin kita dapat mengendalikan apa-apa yang dilarang Allah subahanahu wa taala,” ujar Bukhori. (rma/wdi)



  • Bagikan