Universitas Mitra Indonesia Jadi Contoh Sukses Kemenristekdikti Membina PTS

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sesuai program Kementerian Ristek/Dikti yaitu upaya mengurangi jumlah PTS di Indonesia telah dilaksanakan dengan konsisten di wilayah Sumbagsel, Universitas Mitra Indonesia Bandarlampung resmi beroperasi.

Koordinator Kopertis Wilayah II Sumbagsel, Prof.Dr. Slamet Widodo, MS., MM. dalam sambutannya pada acara penyerahan surat keputusan penggabungan lima institusi Perguruan Tinggi UMITRA menjadi Universitas Mitra Indonesia di kantor Kopertis Wilayah II, Pelembang (9/7).

“Universitas Mitra Indonesia Bandarlampung resmi beroperasi, merupakan pilot project dan contoh Dikti yang sukses dalam hal program penggabungan perguruan tinggi swasta di Indonesia yang diikuti penambahan empat Program Studi baru,”ujarnya.

Diharapkan Universitas Mitra Indonesia akan menjadi Universitas besar yang mampu memberikan pengaruh peningkatan mutu SDM di Lampung.

Baca Juga:   Alumni Universitas Teknokrat Indonesia Gawangi IT Kemenkeu

“Saya percaya karena lebih dari 22 tahun yayasan yang dipimpin Dr. H. Andi Surya sukses melaksanakan Tridarma perguruan tinggi dengan baik selama ini. Selamat sukses untuk Universitas Mitra Indonesia, Bandarlampung,”ujarnya.

Dalam keterangannya setelah menerima secara resmi Skep Universitas Mitra Indonesia, Andi Surya menyatakan terimakasih atas kesempatan yang diberikan Kemenristek/Dikti dan Kopertis Wil. II atas kepercayaan memberikan kewenangan penyelenggaraan pendidikan tinggi setingkat universitas di Yayasan Mitra Lampung.

“Kami akan menjaga kepercayaan ini dengan melaksanakan misi Tridarma Perguruan tinggi dengan konsisten dan berkualitas sesuai kaidah akademik yang diamanatkan negara,” harapnya.

Ada pun sesuai SK. Menristek/Dikti No. 518/KPT/I/2018, UNIVERSITAS MITRA INDONESIA berhak menyelenggarakan kewenangan akademik dalam 4 (empat) fakultas sebagai berikut;

Baca Juga:   Alumni Universitas Teknokrat Indonesia Gawangi IT Kemenkeu

Fakultas Ilmu Kesehatan;
1. Kesehatan Masyarakat (S1)
2. Keperawatan (S1)
3. Ilmu Gizi (S1, prodi baru)
4. Program Magister Kesehatan Masyarakat (S2)
5. Program Profesi Pendidikan Profesi NERS (Perawat).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis;
1. Manajemen (S1)
2. Akuntansi (S1)
3. Kewirausahaan (S1, prodi baru)
4. Manajemen Industri (D3)
5. Akuntansi (D3)

Fakultas Informatika & Komputer;
1. Sistem Informasi (S1)
2. Informatika (S1)
3. Teknologi Informasi (S1, prodi baru)
4. Sistem Informasi (D3)
5. Teknologi Informasi (D3)

Fakultas Ilmu Hukum;
Program Studi Ilmu Hukum (S1, prodi baru). (rlo/ynk)



  • Bagikan