Update Kasus Covid-19 Lambar : Bertambah 38 Kasus

  • Bagikan
Erna Yanti. Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID- Kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat belum juga ada tanda-tanda akan mereda. Bahkan saat ini untuk wilayah Kecamatan Balikbukit terjadi peningkatan. Berdasarkan update Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Sabtu-Minggu (3-4/7) terjadi penambahan 25 kasus di kecamatan setempat.

Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S. Farm, APT, MPH., mengungkapkan, penambahan 25 kasus tersebut masing-masing terjadi pada Sabtu (3/7) sebanyak 13 kasus dan Minggu (4/7) sebanyak 12 kasus.

“Untuk penambahan yang terjadi itu merupakan hasil tracing namun banyak juga yang memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah dan untuk Kecamatan Balikbukit itu ada satu pasien yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19,” ungkap Erna Yanti mendampingi Kadiskes Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp. B.

Baca Juga:   Geger Hibah Rp2 Triliun, Puteri Akidi Tio Diperiksa di Mapolda Sumsel

Selain penambahan terjadi di Kecamatan Balikbukit juga terjadi penambahan di sejumlah kecamatan lainnya pada Minggu (4/7) yakni Gedungsurian satu kasus, Waytenong dua kasus, Batubrak dua kasus, Sumberjaya delapan kasus dan Sekincau satu kasus.

“Sehingga total penambahan kasus pada Sabtu dan Minggu itu mencapai 39 kasus, dan terbanyak dari Kecamatan Balikbukit sebanyak 25 kasus. Selanjutnya dengan adanya penambahan tersebut petugas kami di lapangan kembali melakukan tracing untuk mencari orang-orang yang telah melakukan kontak dengan yang positif untuk dilakukan penanganan sebagaimana mestinya,” kata Erna.

Lebih lanjut dikatakan Erna, mengingat sebagian besar pasien terpapar setelah berkunjung ke luar daerah, atau terpapar dari klaster luar maka pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk bisa lebih waspada dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Baca Juga:   Tiga Hari Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Tambah 40 Kasus

“Patuhi 5M, jangan lengah karena sebagian besar kasus itu klster luar, jadi saat berkunjung ke luar daerah, atau saat menerima kunjungan agar mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (nop/wdi)




  • Bagikan