Usai Divaksin, Sekab Tuba: Aman, Halal, dan Ada Standarnya

  • Bagikan
Sekab Tulangbawang Anthoni saat disuntik vaksin Covid-19. FOTO M. ZAINAL ARIFIN/RADARLAMPUNG.CO.ID 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sekretaris Kabupaten (Sekab) Tulangbawang (Tuba) Anthoni akhirnya disuntik vaksin Covid-19 di RSUD Menggala, Senin (1/2). Seharusnya, Anthoni menjadi orang pertama yang disuntik vaksin sinovac di Tulangbawang. Namun, saat kick off vaksinasi Tulangbawang di Puskesmas Menggala Selasa (26/01) lalu Anthoni tidak lolos skrining.

Tahapan untuk bisa disuntik vaksin Covid-19 terbilang ketat. Selain harus mengisi data diri, individu yang akan divaksin juga harus lolos tahapan skrining seperti tensi darah, pengecekan suhu tubuh, menjawab pertanyaan tentang riwayat penyakit, sampai dilakukan observasi sesudah disuntik.


Usai disuntik, Anthoni menegaskan jika vaksin tersebut aman dan halal. Dia mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir ketika nantinya tiba giliran untuk divaksin.

“Tidak perlu khawatir, karena proses pemeriksaan sebelum disuntik vaksin cukup ketat dan ada standarnya. Terbukti, minggu lalu saya belum bisa disuntik. Alhamdulillah, akhirnya hari ini sudah bisa,” kata Anthoni didampingi Plt Direktur RSUD Menggala dr. Lukman Pura.

Dia mewakili Bupati Tulangbawang Winarti juga berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung program vaksinasi ini. Meski begitu, ia tetap berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M.

Diketahui, Pemkab Tulangbawang telah menerima 3.480 dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Vaksin yang diterima rencananya akan diberikan kepada 2.966 tenaga kesehatan dan penunjang medis di 18 Puskesmas yang tersebar di 15 Kecamatan, RSUD Menggala serta RS swasta. Untuk tenaga vaksinator, Dinas Kesehatan setempat juga telah menyiapkan 110 orang yang telah menjalani pelatihan. (nal/sur)




  • Bagikan