Usulan Perencanaan Anggaran Pilpres Tunggu Update Data TPS


RADARLAMPUNG.CO.ID – Komisi II DPR yang membidangi urusan pemilu, pemerintah, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp76 triliun.

Kesepakatan itu diambil DPR, pemerintah, dan KPU dalam rapat konsinyering saat masa reses, Jumat (13/5/2022) lalu.





Namun belum diketahui pasti Lampung mendapatkan jatah berapa lantaran masih dalam tahap proses pembahasan.
Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami mengatakan, nantinya daerah hanya menyampaikan perencanaan anggaran kepada KPU RI.

“Kalau Pemilu, semua anggaran perencanaan dan alokasinya di tetapkan oleh KPU RI melalui anggaran APBN,” katanya, Selasa (17/5/2021).

Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedy Triyadi menambahkan, anggaran pemilu masih belum final dan masih akan dibahas pekan depan oleh pemerintah pusat. Di mana, nantinya memang yang berwenang untuk memberikan porsi anggaran adalah pemerintah pusat melalui KPU RI.

Dasarnya, sambung Dedy, adalah perencanaan anggaran dari masing-masing KPU Daerah terkait kebutuhan pelaksanaan tahapan dan sebagainya.

“Jadi nanti, kita mengajukan perencanaan anggaran terlebih dahulu ke pusat,” ujarnya.

Dijelaskan dia, saat ini masih belum dilakukan penyusunan perencanaan anggaran. Alasannya, lantaran harus menunggu update penyusunan tempat pemungutan suara (TPS) teranyar. Sebab, perbaharuan data TPS menjadi dasar penentu kebutuhan logistik dan anggaran.

“Dari update jumlah TPS dan daftar pemilih kan nanti diketahui berapa kebutuhan anggaran dan logistiknya. Kan ada perbedaan, bisa jadi ada penyesuaian karena sebelumnya ada faktor prokes, atau masih tetap dan sebagainya,” jelasnya.

Saat ini, Dedy bilang masih menunggu surat dari KPU Provinsi terkait arahan update jumlah TPS.

“Kalau besok suratnya datang, langsung kita rapatkan. Prediksinya ada penyesuaian ya total anggarannya. Karena kan Daftar Pemilih bertambah, kemudian pengaturan maksimal jumlah pemilih di TPS juga diperkirakan ada penyesuaian,” katanya. (abd/yud)