Vaksinasi Guru di Pesawaran Prioritas Zona Hijau Siap KBM Tatap Muka

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pelaksanaan vaksinasi bagi guru guru di Kabupaten Pesawaran diprioritaskan kepada titik titik atau wilayah zona hijau yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Yasmin Marlinawati mengatakan Jumlah alokasi vaksinasi gelombang kedua untuk guru guru saat ini mencapai sekitar 700 tenaga pendidik di Kabupaten Pesawaran. “Saat ini kami sudah mengalokasikan kurang lebih sebanyak 700 vaksin untuk guru dan tenaga pendidik yang berada di zona hijau ataupun yang sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka,”ungkap Yasmin, Senin (22/3)


Dikatakan, vaksinasi Covid-19 untuk para guru dan tenaga pendidik akan diprioritaskan untuk wilayah zona hijau Covid-19 agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat segera dilaksanakan. “Untuk jadwal pelaksanaannya kami masih menunggu keputusan gugus tugas dan peraturan bupati terkait vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik tersebut karena vaksinasi untuk guru SD dan SMP harus sesuai dengan kuota yang kita miliki,” ucapnya.

Baca Juga:   KM Lawit Isoter Pasien Tanpa Gejala Kembali ke Jakarta

Selain itu, lanjut Direktur RSUD Pesawaran ini menjelaskan sesuai dengan peraturan kementerian kesehatan (permenkes) jarak interval vaksinasi Covid-19 kali ini telah ditetapkan selama 28 hari usai seseorang mendapat vaksin dosis pertama. “Sesuai Permenkes saat ini untuk jarak interval vaksinasi Covid-19 disamakan dengan jarak interval vaksinasi sebelumnya untuk lansia yaitu selama 28 hari,”ujarnya.

Lebih jauh, Yasmin menambahkan pelaksanaan vaksinasi bagi guru ataupun tenaga pendidik serta pelayan publik yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 disesuaikan dengan wilayah kerja masing-masing guna mempermudah akses dan proses vaksinasi Covid-19. “Fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 nanti bisa dilakukan di UPT Puskesmas, sesuai dengan wilayah kerja masing-masing guru ataupun tenaga pendidik,”pungkasnya.(ozi/wdi)




  • Bagikan