Vaksinasi Tahap II, Jumlah Terkonfirmasi Menurun

  • Bagikan
Bupati Lampura, Budi Utomo saat menjalani vaksinasi covid-19 di rumah dinasnya. Foto Kominfo Lampura For radarlampung.co.id

radarlampung.co.id –  Vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai dilaksanakan pada Senin,(15/3).

Mulai dari kepala daerah, Forkopimda seperti Kejaksaan, TNI-Polri, dan sejumlah Kepala Dinas, Guna meningkatkan kreativitas, ditengah masa pandemi saat ini.


“Kalau untuk rekan-rekan media, masih dalam penyusunan nama-nama yang akan mengikuti vaksinasi tahap kedua. Sebab, ini dilakukan secara bertahap, dan untuk tahap awal ini diikuti oleh Bupati, Kejari, TNI-Polri. Dan selanjutnya baru akan kepada rekan-rekan jurnalis,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes Lampura, dr. Dian Mauli.

Dengan adanya vaksinasi tersebut, selain memutus rantai penyebaran covid-19 juga meningkatkan aktivitas masyarakat.

“Sesuai arahan pusat, kita melaksanakannya sebanyak dua tahap. Dan untuk tahap pertama telah dilaksanakan yang dipusatkan di RSD HM Mayjend (Purn) Ryacudu Kotabumi. Secara bertahap akan dilaksanakan sesuai kondisi dan tempatnya bertugas, “terang Mauli.

Terkait dengan pelaksanaan tatap muka (PTM) disekolah, lanjutnya, pihaknya belum menemukan adanya peningkatan kasus. Khususnya diareal sekolah melangsung kegiatan belajar mengajar disekolah, sejauh ini.

Baca Juga:   Vaksinasi Merdeka Polres Tulangbawang, Target 928 Pelajar

Begitu pun dengan peningkatan kasus, setelah proses vaksinasi tahap pertama dikakukan cendrung menurun kasusnya.

“Kalau untuk sekolah-sekolah yang sebelumnya telah menggelar PTM disekolah dengan adanya penemuan cluster baru, kita tetap laksanakan pengawasan melalui satgas dikecamatan maupun desa/kelurahan. Begitu dengan tempat lain yang menggelar kegiatan serupa, “tambahnya.

dr. Dian Mauli menjelaskan, peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid-19 Lampura cendrung mengalami penurunan belakangan. Khususnya setelah dilaksanakannya vaksinasi tahap pertama, meski belum memutus seketika angka penyebaran corona.

Menurut data Diknas Kabupaten Lampura, saat ini menyentuh angka 1.080 kasus, dari sebelumnya 1.076 orang atau meningkat 4 kasus bergejala dan tak bergejala (OTG) masing-masing dua orang.

“Kalau berhenti itu belum, tapi setidaknya mengalami penurunan kasus. Khususnya sejak dilakukannya vaksinasi ini “imbuhnya.

Apalagi, kata Mauli, Bupati mewanti-wanti pelaksanaan tatap muka disekolah harus dibarengi dengan dukungan wali murid atau masyarakat. Seperti mengantar jemput anak yang mengikuti ptm langsung disekolah, namun sepertinya belum dilaksanakan secara kontinue.

Baca Juga:   Bupati Winarti Tinjau Vaksinasi Serentak, Sediakan 150 Dosis Perlokasi

“Ya, seperti dilihat sendiri masih minim dilapangan. Sebab, diantaranya (siswa) pulang dan berangkat kesekolah tak diantar, dan itu tanggung jawab satgas kecamatan dsn kelurahan. Apalagi baru-baru ini ada pelanggaran prokes hingga berujung ditutupnya sekolah di Kotabumi Utara, “timpalnya.

Sehingga berharap kepada satgas untuk bekerja maksimal, dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Khususnya pada cluster-cluster sekolah.

Sementara Kabupaten Lampura, mendapatkan jatah sebanyak 5.900 dosis yang dimasukkan dalam kemasan botol sebanyak 590 pcs. Sebab, dalam satu pcs atau botol dapat diberikan kepada 10 sasaran atau target vaksinasi tahap kedua.

“Setiap 10 orang dapat diberikan satu botol, dan selanjutnya untuk tindak lanjut tahap kedua kemungkinan tiba pada pekan depan. Yakni tenaga medis, yang saat ini hampir rampung pelaksanaannya dilapangan, dan vaksin tahap kedua itu datang pada, Jumat, 26 Februari 2021 lalu, ” pungkasnya.(ozy/yud)




  • Bagikan