Viral, Aksi Duel 2 Pemuda dengan Sajam Terekam Video

  • Bagikan
FOTO SS VIDEO AMATIR WARGA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dua pemuda tengah berduel terekam video amatir warga. Video tersebut sempat viral di sejumlah akun media di kalangan warganet.

Belakangan diketahui, duel satu lawan satu tersebut terjadi di area pertokoan yang berada di Jl. Pangeran Antasari, Kedamaian, Badarlampung.

Dalam video yang hanya berdurasi beberapa detik tersebut menujukan seorang pemuda berkaus hitam tengah mengayunkan senjata tajam di tangan kanannya kepada pemuda berjaket hijau.

Pemuda tersebut juga terlihat beberapa kali menusukan benda yang diduga merupakan pisau ke tubuh lawannya. Pemuda berjaket yang sempat terjatuh tersebut juga terlihat berusaha menghindar dan lari.

Namun, lawannya terus mengejar sambil membawa senjata tajam di tangan. Beberapa pengemudi ojek online yang melintas di sekitar area tersebut terlihat tidak berani untuk menolong pemuda tersebut.

Baca Juga:   Kantor Inspektorat Way Kanan 'Lockdown'

Beberapa rekaman juga menunjukan, si pemuda berjaket hijau tersebut hanya dapat terduduk lemas dan bersandar di tralis besi. Sebagian jaketnya terlihat bersimbah darah pasca berduel.

Terkait hal itu, Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Dony Arianto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kedua pemuda yang terlibat aksi duel tersebut sama-sama mengalami luka.

Dia mengatakan, kejadian tersebut terjadi Sabtu (29/5) siang. Petugas juga telah diturunkan ke lapangan guna mengecek langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi duel tersebut dilakukan oleh salah seorang supir angkot dan anak punk di kawasan wilayah tersebut.

“Setelah ada kabar itu, anggota sudah melakukan penyelidikan ke TKP. Hasil penyelidikan sementara, masalah pertikaian itu pemicunya spele,” katanya.

Baca Juga:   Tabrak Pembatas Jalan, Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Tol Terpeka

Dia menjelaskan, pertikaian itu berawal lantaran anak punk tersebut memberhentikan angkot yang melintas dan berniat ingin menumpang. Namun sopir menolak dan membuat anak punk tersebut kesal.

“Karena itu mungkin akhirnya cek-cok. Dugaan sementara pisau itu punya anak punk. Tapi kemudian sopir berhasil merebut pisau dan terjadilah peristiwa itu,” katanya.

Namun, Dony mengaku hingga saat ini belum ada pihak yang membuat laporan kepolisian terkait peristiwa tersebut. Polisi juga tidak menemukan senjata tajam maupun bukti apapun di lapangan.

“Sementara ini belum ada yang buat laporan ke polisi. Mungkin masih mengurus pengobatan masing-masing. Karena keduanya sama-sama luka,” tandasnya. (ega/sur)



  • Bagikan