Viral, Diduga Frustasi Video Asusilanya Tersebar, Siswi Asal Lampura Mencoba Bunuh Diri

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Beredar video salah seorang siswi SMA memakai lengkap seragam sekolah, mencoba bunuh diri dengan cara terjun dari atas jembatan way Batanghari, berada di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Sontak, sejumlah warga net langsung berkomentar terkait video percobaan bunuh diri berdorasi sekitar 44 detik tersebut.



Sementara informasi diperoleh Radarlampung, peristiwa percobaan bunuh diri ini terjadi, pada Selasa siang, (30/11), sekitar pukul 13.35 WIB. Dugaan sementara, penyebabnya lantaran gadis tersebut frustrasi akibat konten video asusila terhadap korban yang disebarkan oleh salah seorang pelaku yang ia kenal.

Firza (42) salah seorang warga setempat mengatakan, ada seorang siswi yang mencoba nekat akan terjun dari jembatan Batanghari. Selanjutnya, warga yang melintas lalu, berbondong-bondong membujuk korban agar mengrurungkan niat buruknya tersebut.

“Anak SMA itu, mau meloncat dari jembatan. Untung ada aparat TNI yang langsung sigap menangkap korban, dan tidak jadi terjun dari jembatan,” kata dia.

Selanjutnya, kata dia, korban yang masih memakai seram sekolah itu, lalu dibawa anggota TNI dan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi.

Untuk alasan korban nekat menghabisi nyawanya itu, lantaran sakit hati sama seseorang. Kendati demikian dirinya tidak mengetahui persis persoalan yang di hadapi siswi tersebut.

“Waktu dia mau loncat, dia menjerit histeris mas. Dia bilang mau bunuh diri saja, hidup tidak ada arti lagi. Nah itu, yang selalu keluar dari mulut siswi itu,” terangnya.

Dalam tayangan video beredar, tampak korban dibujuk dan ditenangkan warga bersama anggota TNI dan Polisi yang sedang melintas di lokasi kejadian. Siswi tersebut kemudian menangis sejadi-jadinya usai diselamatkan.

Sementara, kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi mengatakan, korban merupakan siswi SMK salah satu sekolah di Kabupaten Lampura ini. Korban berinisial R warga Kecamatan Kotabumi Utara.

Kasat Reskrim menerangkan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Untuk sementara, pihaknya mengklaim kasus tersebut merupakan kasus penyebaran Vidio asusila.

“Kita sudah mengamankan seorang pelaku berinisial TD (19) warga Desa Sawojajar Kecamatan Kotabumi Utara, Lampura. Kuat dugaan, pelaku yang menyebarkan konten video asusila korban,” tegasnya.

Sayangnya, Kasat Reskrim tidak memberikan penjelasan secara merinci terkait isi konten Vidio asusila tersebut. “Yang jelas, kita sudah amankan satu orang. Dia yang menyebarkan konten Vidio itu. Kita juga masih melakukan pendalaman kasus ini, “kata dia.

“Jadi kita bukan tidak mau beritahu. Ini masih dalam penyelidikan kita. Sekali lagi saya tegaskan pelaku kita jerat dengan penyebaran video asusila (ITE),”tutupnya. (ozy/yud)






  • Bagikan