Volume Kendaraan Naik 100 Persen di Liburan Tahun Baru

  • Bagikan
Petugas Satlantas Polresta Bandarlampung mengatur arus lalu lintas di Jalan RE Martadinata, Sukamaju, Lempasing, Telukbetung Timur, Bandarlampung, Minggu (2/2). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id
Petugas Satlantas Polresta Bandarlampung mengatur arus lalu lintas di Jalan RE Martadinata, Sukamaju, Lempasing, Telukbetung Timur, Bandarlampung, Minggu (2/2). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Berkunjung ke tempat wisata kerap menjadi ritual masyarakat saat merayakan Tahun Baru 2022. Pada momen ini, sejumlah tempat wisata di Bandarlampung biasanya kerap menjadi destinasi wisata yang diminati. Baik untuk warga lokal maupun luar Bandarlampung.

Terkait itu, Satlantas Polresta Bandarlampung menggelar rekayasa lalulintas guna mengantisipasi terjadinya kepadatan lalulintas menuju objek wisata pantai.



Kasatlantas AKP M. Rohmawan melalui KBO Satlantas Iptu Gunawan menjelaskan, rekayasa lalulintas tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mengarah ke area wisata.

“Untuk mengurangi kepadatan kendaraan, kita lakukan pengalihan arus lalulintas bagi kendaraan yang datang dari arah Bandarlampung menuju tempat wisata,” katanya.

Lebih jauh dijelaskan, dalam rekayasa lalulintas tersebut kendaraan yang melaju dari arah Jl. Julkarnain Subing dialihkan ke Jl. RE Martadinata.

Kemudian, kendaraan yang melaju dari Jl. RE Martadinata diarahkan untuk berputar di SPBU Simpang Sukamaju, Telukbetung Timur.

“Arus lalulintas ini dialihkan hingga sore nanti. Kemudian untuk arus balik dari arah pantai menuju Bandarlampung, jalurnya akan dinormalkan kembali,” katanya.

Dia mengatakan, pada sore hari, arus kendaraan dari arah pantai dapat langsung lurus menuju Jl. Julkarnain Subing. Begitu juga sebaliknya, sehingga tidak ada kendaraan yang masuk ke Kota Karang.

Gunawan juga mengatakan, pada momen libur tahun baru ini, volume kendaraan dari arah Bandarlampung menuju tempat wisata pantai mengalami peningkatan hingga 100 persen.

“Volume kendaraan meningkat sampai seratus persen. Baik pengendara dari dalam maupun luar provinsi Lampung. Khususnya dari wilayah Palembang,” tandasnya. (ega/sur)






  • Bagikan