Wabup Pringsewu Serahkan Bingkisan dan Pulsa untuk Pasien Covid-19

  • Bagikan
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi menyerahkan bantuan untuk N, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan tenaga medis di RSUDAM. FOTO HUMAS DAN PROTOKOL PEMKAB PRINGSEWU

radarlampung.co.id – Salah seorang warga Pagelaran Utara, Pringsewu yang dinyatakan positif Covid-19 mendapat dukungan moral dari sejumlah pihak. Termasuk tenaga medis yang menanganinya.

N, warga tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi langsung datang ke RSUDAM, Sabtu (18/4). Ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Herlambang Sunendar serta Kabag Prokopim Pemkab Pringsewu Moudy Ary Nazolla. Mereka disambut dan diterima oleh Direktur RSUDAM dr. Hery Joko Subandriyo.

Meski tidak bisa bertemu langsung, Fauzi menyerahkan bantuan dan bingkisan kepada pasien. Di antaranya susu, vitamin dan suplemen lainnya. Lalu pulsa dan paket kuota internet untuk N.

Baca Juga:   Lampura Turun Jadi Zona Orange, Mayarakat Tetap Diingatkan Prokes Ketat

Fauzi juga menyerahkan alat pelindung diri (APD) level 3 dan oleh-oleh untuk tim medis RSUDAM.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Pringsewu telah mengkonfirmasi Dinas Kesehatan Lampung terkait adanya satu warga yang positif Covid-19. Seorang gadis berusia 24 tahun.

Juru bicara TGPP Pringsewu dr. Novli Yurni mengatakan, pihaknya langsung menghubungi Diskes Lampung, setelah mendapat kabar adanya warga kabupaten itu yang positif terserang virus Corona.

“Ya, kita sudah mengkonfirmasinya ke diskes propinsi,” kata Novli.

Novli menuturkan, sebelumnya gadis itu bekerja di Jakarta. Tiba di kampung halamannya, yang bersangkutan sakit. Ia juga memiliki penyakit penyerta.

Gugus Tugas langsung melakukan breefing dipimpin Sekkab Budiman PM. Hasilnya dilaporkan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pringsewu Bupati Sujadi.

Baca Juga:   Dua Hari Tambah 87 Kasus, Terbanyak Dari Kebuntebu dan Belalau

Sujadi meminta tracking dan tracing terhadap orang yang pernah kontak dengan N. Baik keluarga maupun tenaga medis. (sag/ais)




  • Bagikan