Wajah Wali Kota dari Zaman ke Zaman Hiasi Flyover Pahoman

  • Bagikan
GPML tengah melukis tiang flyover Pahoman, Kamis (25/11). Foto Prima Imansyah Permana/Radarlampung.co.id
GPML tengah melukis tiang flyover Pahoman, Kamis (25/11). Foto Prima Imansyah Permana/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wajah wali kota dari zaman ke zaman kini menghiasi flyover atau jalan layang penghubung Jl. Gajah Mada dan Jl. Juanda atau dikenal Flyover Pahoman.

Sudah satu pekan terakhir atau dari Selasa (16/11) Gabungan Pelukis Mural Lampung (GPML) melukis Flyover terpanjang di Bandarlampung itu.


Kepala Dinas Pariwisata Bandarlampung M. Yudhi melalu Sekretaris Dinas Pariwisata Dirmansyah mengatakan, sudah beberapa hari terakhir GPML melukis mural di flyover tersebut. Tema yang diusung adalah wali kota Bandarlampung dari zaman ke zaman.

Terpisah, Koordinator Lapangan GPML Eko Martoyo mengatakan, ada 11 tokoh wali kota yang dilukis di tiang-tiang jalan layang tersebut. Mulai dari Sumarsono hingga Eva Dwiana telah dilukis di tiang-tiang flyover.

“Tiangnya kita lukis wajah tokoh-tokoh wali kota Bandarlampung ada 11 tokoh. Kemudian langit-langit dan bagian atas kita padukan dengan ornamen Lampung. Pokoknya full di mural seperti di Flyover Mall Bumi Kedaton,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, Kamis (25/11).

Baca Juga:   Setelah Flyover Pahoman Dimural, Berikutnya Flyover Pasar Tugu

Dalam pengerjaannya, ada sekitar 45 pelukis dari GPML yang terlibat berasal dari Kota Bandarlampung, Lampung Selatan, Metro, Pesawaran, Lampung Tengah, dan derah lainya. Pelukis bekerja bergantian siang dan malam.

“Total ada 45 pelukis tapi kadang bergantian, jadi yang efektif sekitar 40 pelukis. Saat ini capaian sudah sekitar 25 persen. Dan diperkirakan mural akan selesai selama dua bulan pengerjaan,” ungkapnya.

Ia menerangkan, tentu tidak mudah memural flyover panjang tersebut. Itu karena kondisi jalan yang sempit membuat pelukis harus lebih berhati-hati, flyover yang panjang, serta faktor cuaca yang tengah musim hujan. “Ya kita lebih hati-hati,” ucapnya.

Terpantau, tiang-tiang flyover yang tengah dilukis saat ini telah hampir semua tiang dilukis oleh para pelukis, wajah-wajah seperti Herman H.N., Eva Dwiana, Eddy Sutrisno, dan lainnya sudah terlukis.

Baca Juga:   Tanamkan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini

Baik itu menggunakan pakaian jas dan peci. Maupun memakai kemeja putih khas wali kota.

Para seniman tampak memanfaatkan scaffolding untuk mengecat langit-langit flyover. Mereka membagi tugas, ada yang menyiapkan cat, melukis tiang, dan lainnya.

Untuk diketahui, ada 11 wali kota yang menjabat di Kota Bandarlampung, yaitu Sumarsono (1956-1957); Z.A Pagaralam (1957-1963); Alimudin Umar (1963-1969); Thabranie Daud (1969-1976); Fauzi Saleh (1976-1981); Zulkarnain Subing (1981-1986); Nurdin Muhayat (1986-1995); Suharto (1995-2005); Eddy Sutrisno (2005-2010); Herman HN (2010-2021); dan Eva Dwiana (2021-sekarang). (pip/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan