Wakabid PAN Lampung : Tidak Ada Seremoni Pelantikan Kepengurusan

  • Bagikan
ilustrasi parpol. ist

RADARLAMPUNG.CO.ID- DPW PAN Provinsi Lampung beserta pengurus DPD di kabupaten/kota sepakat meniadakan seremoni pelantikan kepengurusan hasil musda beberapa waktu lalu. Hal tersebut diungkapkan Wakabid Pemenangan Pemilu  Joko Santoso.

Pria yang juga terpilih sebagai Ketua DPD PAN Lampung Barat ini mengatakan, seluruh pengurus sepakat untuk menunda pelantikan kepengurusan hingga waktu yang belum bisa dipastikan. Hal ini lantaran pandemi Covid-19, yang kondisinya belum menunjukkan ke arah yang lebih baik. “Kita sepakat membatalkan saja pelantikannya. Ketimbang kami dimusuhi masyarakat dan netizen,” kata Joko, Kamis (29/7).


Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung ini melanjutkan, atas perintah DPP juga, pihaknya diamanatkan fokus berperan dalam memerangi penyebaran Covid-19. Yakni berperan membantu pemerintah dalam melakukan vaksinasi dan menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan terutama kepada yang terdampak Covid-19.

Baca Juga:   Pasca Muscab, DPW PPP Lampung Langsung Pancang Target Kursi Setiap Daerah

“Rutin ya soal perang terhadap Covid saja. Kita punya punggawa di fraksi di provinsi dan kabupaten/kota. Juga kader lainnya. Sementara kita tidak fokus ke pelantikan, tapi utamakan kepentingan masyarakat,” katanya.

Diketahui, DPP PAN hingga kini belum menginformasikan pelantikan Irham Jafar Lan Putra, sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Lampung. Begitu juga dengan 15 ketua DPD di 15 kabupaten/kota.
Saat dihubungi, Irham mengatakan ada beberapa alasan belum dilakukan pelantikan yang sebelumnya memang sudah terjadwal pada 1 Juli 2021. Irham bilang, salahsatunya lantaran pandemi Covid-19 yang saat ini kondisinya meningkat.

“Ada penundaan yang awalnya sudah dijadwalkan pada 1 Juli 2021. Selain itu, saya juga sedang Isolasi Mandiri karena anak saya terpapar Covid. Jadi saya juga enggak bisa kemana-mana,” ujarnya, Senin (28/6).

Mantan Irjen Kementerian Kehutanan ini mengatakan, sebenarnya persiapan pelantikan sudah mencapai 99 persen. Baik itu tempat, dan kesiapan struktur dari Provinsi hingga kabupaten/kota. “Tapi tentunya kita lebih mementingkan kesehatan. Dan tertundanya pelantikan ini, tidak menghambat targetan-targetan partai ke depannya,” katanya.

Baca Juga:   Jalan Kembali Menuju Ka'bah, Albert Alam Targetkan Minimal Enam Kursi di Parlemen

Dia menegaskan, masih ada waktu yang cukup untuk menghadapi tahun 2024. Khususnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) dari PAN di parlemen, baik provinsi maupun kabupaten/kota. “Ah itu kan masih lama. Saya tegaskan, penundaan ini tidak ada pengaruhnya terhadap target partai. Tetap melakukan penelaahan dan rekrut caleg yang berpotensi. Target peningkatannya, misal di Waykanan dari empat kursi target menjdai delapan kursi. Mesuji dari tiga menjadi lima. Lampura dari empat menjadi enam, Tulangbawang dari tujuh menjadi sepuluh, Bandarlampung dari enam menjadi delapan,” kata dia. (abd/wdi)




  • Bagikan