Wakili Shin Tae Yong, 3 Asisten Pelatih Timnas Seleksi Calon Pemain Timnas asal Lampung

  • Bagikan
Tim kepelatihan Timnas Indonesia saat seleksi pemain Lampung di Stadion Sumpah Pemuda. FOTO ASPROV PSSI LAMPUNG 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim Nasional (timnas) sepak bola Indonesia melakukan seleksi kepada para pemain berbakat yang diproyeksikan akan menghuni usia 16 (U-16) dan U-19 di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR, Minggu (1/4) sore.

Tiga asisten pelatih utusan timnas yang hadir menyeleksi langsung yakni Pelatih Nova Arianto, Mundari Karya, dan Gilang Ramadhan. Ketiganya mewakili pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae Yong yang berhalangan hadir. Sebelumnya diketahui, Assosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung mengadakan seleksi kepada para remaja di Lampung untuk masuk timnas.


Seleksi juga dihadiri Ketua Harian KONI Lampung Hannibal.

Ketua PSSI Lampung Eddy Samsu ditemui di Stadion Sumpah Pemuda mengatakan setelah seleksi ketat itu, terpilih lah 27 orang untuk U-16 dan 27 orang pemain untuk U-19. “Setelah seleksi dari masing-masing asosiasi kabupaten/kota PSSI di Lampung, terpilihlah 116 orang untuk U-16 dan 90 orang untuk U-19 yang mengikuti seleksi di Asprov PSSI,” ujar Eddy.

Dari ratusan pemain itu, dirinya membentuk tim talent scouting yang langsung berada di bawah dirinya dan tanpa kepentingan apapun. Di dalam tim tersebut diisi tiga pelatih berlisensi B AFC dan C AFC kepelatihan.

“Tim talent scouting tadi yang memilih mengajukan nama-nama terbaik. Mereka menilai pemain berdasarkan dari kebugaran fisik, kemampuan teknik, dan visi mereka bermain. Lalu kita plenokan. Terpilih lah 27 pemain di masing-masing U-16 dan U-19 itu,” bebernya.

Seleksi ini, kata Eddy, dilakukan karena tahun lalu tak ada kompetisi apapun. “Kalau biasanya kan timnas ambil pemain dari pemain di Garuda Select, di Liga Elite Pro Academy dan Piala Soeratin. Tapi kan tahun lalu tidak ada kompetisi. Makanya saya usulkan untuk adakan kompetisi. Saya nggak mau cuma kasih daftar nama pemain berbakat ke PSSI pusat,” kata Eddy.

Setelah itu, seleksi kemudian diadakan di tingkat regional. Lampung bersama Banten dan Jakarta. Namun dua provinsi tersebut tidak bersedia menjadi tuan rumah. Akhirnya Lampung bersedia dengan memakai stadion yang menjadi markas Badak Lampung FC itu.

Eddy berharap banyak pemain Lampung yang masuk timnas. Para pemain kemudian mengadakan tiga kali game. Nah, tiga pelatih timnas itu langsung menilai individu tiap pemain.

Terpisah, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto menjelaskan pemantauan pemain berbakat di Lampung ini bagian dari salah satu persiapan untuk menyambut piala AFF U-18.

“Coach Shin sedang di Korea dan tidak bisa datang, makanya kita yang mewakili melihat langsung potensi di Lampung,” ujarnya.

Ditanya ada berapa pemain Lampung yang akan diambil, Nova tak membeberkan. “Semoga dari Lampung yang bisa bergabung untuk seleksi di Jakarta,” ujar mantan Pelatih Lampung Sakti ini.

Nantinya pemain dari seluruh Indonesia yang terpilih akan seleksi kembali di Jakarta. (nca/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan