Wali Kota Beri Nama Novita Cahya Putri Kepada Bayi yang Ditemukan Warga di Dalam Masjid, Ini Maknanya

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat menjenguk bayi yang ditemukan warga di Jl. Nusantara, Labuhan Ratu Raya. Sumber Foto: Bagian Protokol Pemkot Bandarlampung
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat menjenguk bayi yang ditemukan warga di Jl. Nusantara, Labuhan Ratu Raya. Sumber Foto: Bagian Protokol Pemkot Bandarlampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pasca warga Jl. Nusantara, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Labuhan Ratu menemukan bayi berjenis kelamin perempuan di Masjid Nurul Iman, Rabu (17/11), hari ini (18/11) Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menemui bayi tersebut di Puskesmas Labuhan Ratu.

Sembari meneteskan air mata, Eva memberikan bayi malang itu dengan nama Novita Cahya Putri.


Eva berujar, arti nama yang diberikan mengandung doa agar sang anak dapat menerangi semua yang bertemu dirinya.

“Bunda berharap kepada orang tua sang bayi, di mana saja berada. Ini adalah titipan tuhan yang harus dijaga. Mudah-mudahan tergugah hatinya untuk datang kekita melihat anaknya yang luar biasa,” ujarnya sembari terisak.

Baca Juga:   Bandarlampung Tutup Semua Tempat Wisata Pada Natal dan Tahun Baru

Yang juga membuat Eva bersedih, bayi tersebut terlahir dengan kondisi bibir sumbing. Dan, bila tidak ada yang menjemput bayi tersebut setelah tiga bulan, menurut Eva akan segera dioprasi.

Saat ini, petugas kesehatan telah memeriksa dan mengimunisasi. Perkembangannya pun akan terus diperhatikan.

“Kita terus memberikan perawatan yang baik. Selanjutnya nanti pemkot akan memantau perkembangan bayi. Bunda Eva tadi juga sudah bilang ke dokter untuk terus memantau perkembangan bayi,” terangnya.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu berpesan kepada seluruh masyarakat Bandarlampung untuk tidak menyianyiakan anak.

Menuruynya, semua tentu tidak ingin terjadi sesuatu terhadap anaknya. Untuk itu sejak awal kehamilan haruslah rajin mengecek ke puskesmas, puskeskel, maupun rumah sakit terdekat, mengenai perkembangan kehamilan.

Baca Juga:   Selama PPKM Level 3, di Bandarlampung Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan

“Kalau bisa pencegahan sedini mungkin, kenapa tidak. Mudah-mudahan semua ibu-ibu, orang tua, bisa memperhatikan kondisi kita sebagai ibu kalau kita memberikan asupan baik. Yang tidak mesti mahal. InsyaAllah pertumbuhan janin baik,” tuturnya, sambil mengatakan bayi akan dirawat di bidan Moyana di Jl.Untung Suropati. (pip/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan