Wali Kota Keluarkan SE Jam Kerja ASN dan Tenaga Kontrak, Ini Rinciannya


RADARLAMPUNG.CO.ID – Wali Kota Bandarlampung hari ini (1/4) akhirnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penetapan jam kerja pada bulan ramadhan 1443 H bagi ASN dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

SE nomor : 800/502/109/2022 ditujukan kepada wakil wali kota, Pj. Sekkot, Asisten, Staf Ahli, Inspektur, Kepala Badan, Kepala Dinas, Sekretaris DPRD, Direktur RSD A. Dadi Tjokrodipo, Kepala bagian, Camat, dan Lurah se-Kota Bandarlampung.





Dijelaskan Eva, berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI nomor 11 tahun 2022 tanggal 25 Maret lalu, tentang jam kerja ASN di bulan Ramadhan 1443 H di lingkungan instansi pemerintah, bahwa dalam menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pemerintah dan efektivitas pelaksanaan tugas kedinasan ASN dan tenaga kontrak, perlu dilakukan penyesuaian jam kerja selama ramadhan 1443 H di lingkungan Instansi Pemkot Bandarlampung.

Adapun penyesuaian jam kerja ASN dan Tenaga Kontrak, dijelaskannya dari Senin sampai Kamis jam masuk pukul 08.00 WIB dan jam pulang pukul 15.00 WIB. Adapun jam istirahat pukul 12.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB.

Sedangkan untuk Jumat, jam masuk pukul 08.00 WIB dan jam pulang pukul 15.30 WIB. Untuk jam istirahat pukul 12.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Sedangkan untuk kegiatan apel harian, upacara mingguan, dan bulanan serta senam ditiadakan.

Bagi unit-unit pelayanan yang harus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, Eva meminta agar dilaksanakan dengan pengaturan intern di lingkungan satuan kerja tersebut, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.

Jumlah jam kerja efektif pun untuk ASN dan tenaga kontrak di lingkungan pemkot selama ramadhan memenuhi minimal 32,5 jam per minggu dengan tidak mengurangi produktivitas dan pencapaian kerja pegawai ASN dan kinerja organisasi.

Sedangkan untuk pelaksanaan tugas kedinasan ASN dan tenaga kontrak pada bulan ramadhan, ditambahkan Eva, selama pemberlakuan PPKM pada masa pandemi Covid-19, agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (pip/sur)