Walikota Sidak Pasar, Temukan 7 Pedagang Reaktif

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Walikota sekaligus Ketua Tim Satgas Covid-19 Bandarlampung, Eva Dwiana sidak ke beberapa pasar dan melakukan Rapid Test Antigen kepada pedagang.

Dari hasil pantauan Radarlampung.co.id, pada Kamis (15/7), sekitar pukul 09.30 wib – 11.30 wib. Bunda Eva-sapaan akrabnya- bersama Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya, Dandim 0410/KBL, Kolonel Inf Romas Herlandes, dan tim Satgas Covid-19 Bandarlampung, meninjau mulai dari Pasar tengah, Pasar Gintung, Pasar bawah di Ramayana, Pasar Hayam Wuruk dan beberapa Ruko di Antasari.

Dari data yang dihimpun Radarlampung.co.id, saat Rapit Tes Antigen dilakukan, lebih dari 30 Pedagang Pasar, 7 diantaranya Reaktif Positif dengan rincian 2 dari Pasar Hayam Wuruk dan 5 dari Pasar lainnya.

Baca Juga:   Delapan Reklame Ditempel Stiker Tak Bayar Pajak dan Terancam Ditebang

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana memohon maaf kepada¬†masyarakat kota Bandarlampung, terutama Pedagang, untuk pengertiannya sampai tanggal 20 Juli 2021 ditutup sementara. “Karena masyarakat Bandarlampung banyak terkonfirmasi positif covid-19. Jadi Bunda Eva pinta kerjasama dengan baik terutama para pedagang selain Sembako diminta tutup sementara,” ucapnya.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan instruksi dari pemerintah pusat terkait peraturan PPKM Darurat. “Semua ini untuk kebaikan masyarakat Bandarlampung juga. Jadi sekali lagi mohon maaf dan pengertian,”pintanya.

Terkait Beberapa Pedagang yang Reaktif, Bunda Eva akan berkordinasi dengan pihak pedagang pasar untuk menyemprot Disinfektan. “Mungkin nanti kita akan Disinfektan Pasar -Pasar Bandarlampung, Nanti kita coba koordinasi dengan pihak mereka,” katanya.

Baca Juga:   Total, 4.678 Pelamar Bersaing dalam CASN Pemkot Bandarlampung

Sementara, Ketua Asosiasi Pedagang Bambu Kuning Trade Center (PPBTC), Arnita Tanjung menyampaikan, bahwa Seluruh Pedagang Pasar Bambu Kuning, terkhusus Pedagang Non Esensial, akan menutup sementara dari 15-20 Juli 2021 atau selama PPKM Darurat berlangsung.

“Karena sudah menerima instruksi Ibu Walikota Bandarlampung, maka pemilik toko dan karyawan kerja di rumah sampai tanggal 20 Juli 2021 mendatang, “jelas Wanita yang juga sebagai Pedagang Souvenir Pernikahan di Pasar Bambu Kuning. (gie/yud)




  • Bagikan