Warga Adiluwih Tewas Tergantung di Tiang Bambu

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wiji (63), warga Kecamatan Adiluwih, Pringsewu ditemukan tidak bernyawa di belakang rumahnya, Sabtu (31/7). Ia tewas dengan posisi tergantung di tiang bambu.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan menuturkan, peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Lis (26), anak Wiji, sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu ia hendak mengantarkan sarapan.


Diketahui, selama ini Wiji tinggal sendiri. Kedua anaknya sudah menikah dan tinggal terpisah. Namun masih dalam satu pekon.

“Karena korban tidak mau tinggal bersama anaknya, setiap hari ia diantarkan makanan dan kebutuhan lain,” kata Timur mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri.

Lalu saat mengantar makanan, Lis tidak melihat ayahnya. Ketika dipanggil, tak juga ada sahutan. Beberapa saat mencari, ia menemukan Wiji tergantung dengan leher terjerat tali tambang yang diikatkan ke bambu penyangga penyemaian jamur kelapa sawit.

Baca Juga:   Satlantas Polres Pringsewu Kumpulkan 66 Kantung Darah

Timur mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, Wiji diduga tewas karena bunuh diri. Ini diperkuat dengan keterangan keluarga yang menyatakan lelaki itu menderita sakit.

“Berdasar keterangan keluarga, beberapa tahun terakhir korban menderita katarak dikedua matanya. Walaupun sudah berupaya melakukan pengobatan hingga ke pulau Jawa, namun belum juga sembuh,” ujarnya. (mul/ais)

 

 




  • Bagikan