Warga Buay Nyerupa Demo, Tuntut Penutupan Tambang Pasir

  • Bagikan
Sejumlah warga Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Lampung Barat menuntut penutupan tambang pasir di wilayah tersebut, Selasa (12/10). Aktivitas penambangan dituding menyebabkan kerusakan lingkungan. FOTO EDI PRASETYA/RADARLAMPUNG.CO.ID

Selanjutnya, pada 8 Juni 2021 diadakan kesepakatan yang kembali diketahui oleh Peratin Buay Nyerupa. Isinya pengelola galian C hanya diperbolehkan menggunakan satu unit mesin penyedot pasir dan tidak menggunakan alat berat jenis apapun.


“Sementara, bisa kita lihat bersama. Saat ini ada tiga mesin penyedot pasir yang beroperasi. Ditambah alat berat di lokasi penambangan. Artinya, kesepakatan yang ada sudah dilanggar. Jika galian C pasir ini tidak ditutup, kami akan melanjutkan tuntutan kepada Pemkab dan DPRD Lambar untuk memberikan tindakan,” imbuhnya.

Sementara, berdasar surat keterangan yang disampaikan secara tertulis melalui media, masyarakat menuntut pangkalan pasir galian C ditutup, karena selama bertahun-tahun kegiatan tersebut berdampak terhadap kerusakan areal persawahan warga.

Baca Juga:   KETUA ISPI

Selain lahan longsor akibat tergerus air, sumber air sawah semakin dalam dari permukaan.

Menanggapi aksi tersebut, Camat Sukau Hadi Sutanto menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Lampung Barat untuk memfasilitasi tuntutan masyarakat.

Sembari menunggu tindak lanjut, pihaknya mengimbau masyarakat agar bersabar dan tetap menjaga situasi kondusif serta menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. (edi/ais)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan