Warga dan Mahasiswa Antusias Lihat Gerhana Matahari Cincin

  • Bagikan
ANTUSIAS: Sejumlah anak-anak saat menggunakan kacamata matahari untuk melihat proses fenomena alam gerhana matahari cincin di pelataran Gedung A Institut Teknologi Sumatera (Itera), Bandarlampung, Kamis (26/12). Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Institut Teknologi Sumatera (Itera) membuka secara gratis pengamatan fenomena alam gerhana matahari cincin untuk umum secara gratis yang diprediksi terjadi pada hari ini, (26/12). Pengamatan dilakukan di pelataran Gedung A Itera, mulai pukul 10.30-14.30 WIB.

Puluhan warga, dan mahasiswa juga memenuhi pelataran gedung A Itera, yang penasaran dengan fenomena alam yang langka, sebab tidak setiap tahun terjadi di tempat yang sama.

Salah seorang warga, Pujiati datang untuk melihat fenomena gerhana matahari cincin tersebut dengan mengajak anaknya. Pujiati yang juga seorang dosen di Universitas Lampung mengatakan ini merupakan pengalaman pertamanya melihat fenomena alam tersebut.

“Ya mau kasih pengalaman kepada anak untuk melihat gerhana matahari cincin itu. Dan ini juga sebuah literasi untuk anak, dan masyarakat juga. Apalagi di sini ada prodinya dan alatnya juga lengkap,” ujarnya, Kamis (26/12).

Baca Juga:   Prodi Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia, Materi Ajar Disesuaikan Dengan Perkembangan Zaman

Ia menambahkan, dirinya mengetahui informasi ini dari media sosial yang dishare oleh rekannya. “Saya tahu dari Ig, facebook yang dishare sama kawan. Kebetulan juga ini libur, jadi bawa anak ke sini. Saya juga penasaran,” ucapnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Arum warga Bekasi Jawa Barat juga penasaran dengan fenomena alam yang langka tersebut. Ia dan ketiga anaknya pun mengisi liburan dengan melihatnya gerhana matahari cincin secara langsung.

“Sebelumnya sudah pernah lihat gerhana bulan. Kalau gerhana matahari cincin ini belum pernah. Penasaran dengan cincinnya,” katanya.

Ia juga mendapatkan informasi adanya pengamatan yang dilakukan Itera juga dari media sosial. “Kebetulan anak saya yang bilang, dia kan kuliah di ITB, terus dikasih tahu dosennya, ada gerhana matahari cincin di Lampung, ya sudah kebetulan libur, kita ke sini,” ujarnya.

Baca Juga:   Itera Bahas Adaptasi Tataan Geologi Sumatera

Sementara, Sekretaris UPT OAIL Robiatul Muztaba menjelaskan, durasi gerhana matahari total cukup lama. Kontak awal terjadi pada pukul 10.37 WIB.

“Dan puncaknya nanti pada 12.30 WIB. Dan itu mulai pelepasannya,” ucapnya. (rur/ang)




  • Bagikan