Warga Dua Pekon Harapkan Pembangunan Jembatan Waytebu Berlanjut

  • Bagikan
Puluhan warga perwakilan dari Pekon Waypring dan Banjarnegeri mengeluhkan pembangunan jembatan saat mendatangi Graha Pena Radar Lampung, Sabtu (27/7). Foto Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Warga pekon Banjarnegeri dan Way Pring Kabupaten Tanggamus, berharap pembangunan jembatan Waytebu tetap dilanjutkan. Pasalnya jembatan yang menghubungkan pekon Waypring dan Banjarnegeri tersebut sangat dibutuhkan warga di kedua pekon tersebut untuk kegiatan sehari-hari.

Sahril (37), salah satu warga Desa Waypring mengatakan, sekitar 1.500 warga di Pekonny maupun pekon Banjarnegeri selalu menggunakan akses jalan tersebut untuk kegiatan sehari-hari seperti mengantar anak sekolah, maupun menjual hasil bumi dari ladang para warga.

“Itu jalan alternatif kami. Kalau mau lewat jalan lain, sangat jauh harus memutar dahulu. Ya itu jembatan memang sudah lama kami dambakan. Dari 2014, kami selalu mengajukan proposal pembangunan jembatan itu menjadi jembatan permanen untuk menggantikan jembatan darurat yang selama ini kami gunakan,” kata Sahril saat mengunjungi Graha Pena Radar Lampung, Sabtu (27/7).

Ia mengharapkan, pemerintah dapat terus melanjutkan proses pembangunan Jembatan Waytebu tersebut, sekaligus berharap kepada pemilik lahan yang terdapaj pembangunan jembatan dapat mengikhlaskan lahannya untuk jembatan yang sudah lama diidamkan masyarakat setempat.

“Kami berharap pembangunan jembatan yang sempat terhenti dapat dilanjutkan kembali. Kami juga meminta kepada warga yang merasa terambil lahannya untuk dapat mengikhaskannya karena ini untuk hajat orang banyak. Ini benae-benar murni dari masyarakat, aspirasi dari masyarakat yang sangat membutuhkan adanya jembatan tersebut. Seandainya memang Haji Syahroni menginginkan ganti rugi atas lahan, Insya Allah kami siap untuk sumbangan membayarnya semampu kami, dan juga siap membantu untuk gotong royong pembuatan jembatan tersebut,” tandasnya. (rur/kyd)




  • Bagikan