Warga Kaliawi Resah, Buaya Berkeliaran Baru dapat Satu Ekor

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Warga Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung berhasil menangkap seekor buaya berukuran 1,5 meter yang berkeliaran di kali dekat pemukiman warga, Selasa (2/3) kemarin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandarlampung, Sutarno mengatakan, warga yang menangkap buaya tersebut kemudian diserahkan ke BPBD Kota Bandarlampung.

“Untuk evakuasi buaya, memang kita terima info dari kecamatan Tanjungkarang Pusat. Sekitar jam 13.30 wib, kemudian buaya tersebut diambil dan dibawa ke BPBD untuk diamankan,” katanya, Rabu (3/3).

Sutarno mengaku, sejak menerima laporan dari warga bulan lalu, pihaknya memang telah berusaha beberapa kali untuk menangkap buaya tersebut. Namun, buaya yang ditunggu tidak kunjung muncul.

“Kita memang sudah berusaha tiga kali untuk evakuasi. Warga memang infokan ada tempat yang biasa digunakan buaya untuk berjemur, tapi wkatu ditunggu tidak muncul,” katanya.

Baca Juga:   Polda Gulung 140 Preman dan Pelaku Pungli

Disinggung terkait dugaan buaya yang memangsa hewan milik warga, menurut dia, selama ini pihaknya memang belum mendapatkan laporan.

Namun, warga cukup merasa resah lantaran ukuran buaya yang semakin besar setiap minggunya. Terlebih, berdasarkan laporan warga, buaya tersebut ada dua ekor dengan ukuran yang berbeda.

“Artinya ada sumber makanan yang dimakan buaya ini. Infonya jumlah ada 2 ekor, kami juga berusaha untuk berkoordinasi dengan masyarakat supaya langsung melaporkan pada kita jika ada masyarakat yang melihat,” tandasnya.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk selanjutnya buaya tangkapan warga tersebut rencananya akan segera diserahkan ke SKW III BKSDA Bengkulu Lampung. “Kami berusaha berkoordinasi dengan BKSDA untuk menyerahkan pada mereka. Karena kami juga tidak ingin menyiksa buaya tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga:   Ratusan Preman dan Pelaku Pungli Diamankan di 64 Lokasi di Lampung

Terpisah, Ketua lingkungan setempat, Evi Suhendar juga membenarkannya terkait adanya tangkapan buaya oleh warga Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung tersebut.

Untuk saat ini, warga juga masih berusaha untuk memancing buaya lain dengan ayam dan ikan yang digantung dengan tali tambang di sekitar kali tersebut. “Kita udah sempat lapor ke BPBD dan mereka sudah menurunkan anggota. Tapi buaya itu nggak nongol lagi,” katanya.

Dia mengatakan, buaya yang belum tertangkap kira-kira berukuran 2 meter dengan warna hijau yang lebih gelap. Biasanya, kedua buaya itu muncul saat matahari terik dan cuaca panas. Kedua ekor buaya tersebut biasanya menepi ke pinggir kali untuk berjemur.

Menurut dia, buaya tersebut sendiri berasa dari peliharaan salah satu warganya yang sempat lepas. Tapi, saat itu ukurannya masih sangat kecil dan sempat terlupakan oleh warga.

Baca Juga:   Asik Menangkap Ikan, Pria Ini Nyaris Jadi Santapan Buaya

“Buayanya memang tidak pernah makan hewan piaraan warga, tapi di kali itu memang banyak hewan kecil yang bisa dimakan buaya. Itu juga yang membuat warga resah karena ukurannya semakin besar,” pungkasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan