Warga Keluhkan Aksi Kriminalitas di Labuhan Jukung Krui

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polsek Pesisir Tengah makin menjadi dan dikeluhkan warga setempat. Banyak warung-warung di Krui yang menjadi sasaran maling. Utamanya warung yang ada disepanjang kawasan Pantai Labuhan Jukung sampai Pantai Walur, Krui, Pesbar.

Seperti halnya yang terjadi di Kongkow Coffee Kamis (7/6) pukul 02.00 WIB dinihari. Setelah kawanan maling 27 April 2018 lalu berhasil menggondol isi kafe seperti magicom,
Blender, susu,telor, dispenser, tabung gas elpiji dan lain-lainnya, kali ini maling yang spesial beraksi menggunakan mobil pick up bahkan mobil box tersebut sempat mengangkat kulkas kafe.

Beruntung aksi pencurian gagal setelah kulkas milik warung Kongkow Coffee dipergoki Samsul, penjaga rumah apung setempat. Namun tabung gas dan magicom berhasil digondol.

“Alhamdulillah kulkas ketemu diluar warung. Belum sempat diangkat karena malingnya kabur dipergoki pak Samsul,” terang Dedi Adlin Barista Pemilik dan Pengelola Kongkow Coffee, yang terletak di lapangan Kijang, Seray, Krui.

Banyak alasan kriminalitas meningkat, baik dari faktor ekonomi maupun dari faktor kinerja aparat hukum utamanya Polsek Pesisir Tengah.

“Usai pergantian Kapolsek Pesisir Tengah dari pejabat lama Fery Nanda yang asli Putra daerah Krui ke pejabat baru pada April 2018 lalu. Memang tingkat kriminalitas meningkat. Baik pencurian warung-warung oleh anak-anak nongkrong yang iseng sampai maling dengan kendaraan mobil box,” ungkap Ahmad Warga Pekon Seray Krui.

Warga mengharapkan ada patroli dari kepolisian utamanya di jalur pariwisata labuhan Jukung sampai Walur. “Masak iya malingnya nggak kapok, maling ditempat yang sama sampai dua kali,” imbuhnya. (rlo/gus)




  • Bagikan