Warga Keluhkan Stok Premium Sering Kosong

  • Bagikan
Salah satu SPBU di Tanggamus yang kehabisan stok premium. FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID  
Salah satu SPBU di Tanggamus yang kehabisan stok premium. FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID  

radarlampung.co.id – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanggamus kerap kehabisan stok  premium. Bahkan beberapa tidak lagi menjual bahan bakar jenis itu.

Salah satunya terlihat di SPBU Kecamatan Talangpadang. Sejak sekitar setahun lalu, tempat ini tidak lagi menjual premium.


Salah seorang pegawai SPBU membenarkan hal tersebut. ”Sudah sekitar setahun ini tidak lagi menjual BBM premium. Tidak tahu sebabnya apa,” kata petugas itu kepada Radarlampung.co.id, Sabtu (8/12).

Hal sama terjadi di SPBU Pancawarna, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung. Menurut Igit, salah seorang warga, premium tidak tersedia lagi sejak beberapa bulan terakhir.

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, SPBU di Kecamatan Gunungalip masih menjual premium. Namun kerap kehabisan stok. Begitu juga dengan SPBU Waygelang, Kecamatan Kotaagung Barat.

Kondisi ini kerap dikeluhkan warga. Seperti diungkapkan Nizar, warga Kecamatan Kotaagung. Jika tidak ada premium, ia terpaksa membeli pertalite atau pertamax. ”Harganya jauh lebih mahal dibanding premium. Ini cukup memberatkan,” sebut dia. (ehl/ais)

 




  • Bagikan