Warga Korban Penggusuran dan Mahasiswa Laporkan Dua Oknum Pol PP ke Polda

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Warga dan mahasiswa melaporkan dua oknum anggota Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandarlampung bernisial HRS dan JND yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa dan warga ke Polda Lampung, Sabtu, (21/7).

Warga dan mahasiswa yang menjadi korban kekerasan oleh oknum Satpol PP mendatangi Mapolda Lampung didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung.

Anggota LBH Bandar Lampung Suma Indra mengatakan, pihaknya melaporkan dua oknum anggota Sat Pol PP karena terbukti melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa dan warga saat penggusuran paksa di Kampung Pasar Griya, Sukarame, pada Jumat, (21/7) kemarin.

“Kami laporan dua oknum anggota Satpol PP dengan laporan penganiayaan terhadap mahasiswa mengalami patah kaki yang sampai saat ini masih berada di Rumah Sakit Imanuel. Kami juga bawa alat bukti berupa video dan foto pada saat kejadian itu,” ujarnya di Mapolda Lampung.

Baca Juga:   Polisi Tetapkan 3 Tersangka Penganiayaan Perawat

Dia menyebutkan, korban luka-luka akibat pasca kericuhan tersebut mencapai 20 orang. Tapi, ada dua orang korban yang masih di rawat di rumah sakit yakni mahasiswa dan warga.

“Yang di rumah sakit itu Haikal mahasiswa yang alami patah kaki ibu Misni (Warga Kampung Griya) yang saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Medika Natar,” tandasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan