Warga Masih Bingung, Soal Pembayaran BPJS Kesehatan Sistem Autodebet

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

Diketahui, mulai 1 September 2020, BPJS Kesehatan memberlakukan sistem pembayaran JKN-KIS secara autodebet. Ini berlaku untuk pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau mandiri.

Pejabat Pengganti Kabid SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung Edy Syamsuri mengatakan, sistem autodebet ini bertujuan memudahkan peserta.


“Dengan autodebet, peserta tidak perlu repot-repot ke minimarket atau ATM setiap bulan untuk membayar iuran secara manual. Ini juga berisiko terlupa yang dapat mengakibatkan kartu JKN-KIS tidak aktif,” kata Edy.

Untuk pendaftaran autodebet, peserta dapat datang ke kantor Cabang BPJS Kesehatan dengan membawa  foto kopi KTP, kartu JKN-KIS, buku rekening tabungan (BNI atau Mandiri) dan mengisi formulir.

Bagi peserta yang sudah terbiasa membayar iuran secara manual melalui minimarket atau channel pembayaran lainnya, Edy memberikan solusi agar segera menghubungi dinas sosial setempat.

Baca Juga:   Buru Pembobol Minimarket, Polresta Bandarlampung Bentuk Tim

“Kami sarankan segera menyesuaikan dengan mendaftarkan autodebet pembayaran iuran JKN-KIS. Untuk masyarakat yang tidak mampu, masuk ke kelompok peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Bisa menghubungi dinas sosial setempat untuk diusulkan sebagai peserta PBI,” jelasnya. (mel/ais)

 




  • Bagikan