Warga Minta Pemilihan Langsung, Ini Alasan Lurah Labuhanratu Perpanjang Jabatan Ketua RT

  • Bagikan
Kantor Kelurahan Labuhanratu Kecamatan Labuhan Ratu Bandarlampung. Foto Aprohan Saputra/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Warga RT 04 Lk. 1 Kelurahan Labuhanratu, Kota Bandarlampung meminta pemilihan ketua RT dilaksanakan secara langsung. Itu lantaran ketua RT setempat telah habis masa jabatan.

Salah satu warga setempat yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, sebanyak 50 warga telah menandatangani pernyataan agar ketua RT saat ini diganti dengan sistem pemilihan langsung.

Menurutnya, warga telah melakukan komunikasi dengan berkirim surat ke Lurah setempat agar pemilihan langsung dapat dilakukan pemilihan langsung tujuh hari pasca surat yang dikirmkan tertanggal  27 Juni 2019 tersebut.

Sayang, sambungnya, permintaan warga tak kunjung mendapat kejelasan. Akhirnya, kemarin (23/10) pihaknya melayangkan tuntutan kepada DPRD Bandarlampung dan Wali Kota spal pemberitahuan untuk melaksanakan pemilihan langsung.

“Waktu itu kita sudah pernah mendatangi lurah, tapi lurahnya malah bilang kalau SK RT sudah diperpanjang. Dan pemilihan secara langsung tidak akan dilaksanakan,” katanya kepada radarlampung.co.id, Kamis (24/10).

Menanggapi hal tersebut, Lurah Labuhanratu Mardani mengatakan, pihaknya akan segera melaksanakan pemilihan Ketua RT secara demokrasi, bila memang warga meminta dilaksanakan pemilihan langsung.

“Kita akan lakasankan pemilihan secara demokrasi kalau ada calonnya. Selain itu, kami menunggu perintah pak wali kota, karena suratnya sudah masuk ke pak wali. Jadi saya menunggu keputusan pak pak wali,” katanya melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, dirinya memperpanjang masa jabatan Ketua RT 04 Lk. 1 Labuhanratu Romi Aryanto lantaran ada kekhawatiran kekosongan saat menghadapi Pilpres dan Pileg lalu.

“Saya takut ada kekosongan, makanya saya perpanjang. Apalagi memasuki pemilihan capres, cawapres dan caleg. Waktu itu saya sudah minta kepala lingkungan untuk menyampaikan ke warga apakah ada calon untuk pemilihan RT, tapi ternyata saya tunggu tidak ada. Ya saya perpanjang saja RT yang ada,” tandasnya.

Dirinya mengakui bahwa, selama ini dirinya tidak melakukan sosialisasi terkait pemilihan ketua RT. Namun, usaha agar terlaksananya pemilihan secara langsung telah disampaikan ke kepala lingkungan setempat. (apr/kyd)


Baca Juga:   RSUD Dadi Tjokrodipo Bakal Jadi RS Khusus Covid-19


  • Bagikan