Warga Pesawaran Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Tolak Otopsi

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO SHUTTERSTOCK.COM

RADARLAMPUNG.CO.ID- T (20), Warga Kecamatan Gedongtataan Pesawaran ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon jambu belakang rumahnya, Minggu (17/10)

Kapolsek Gedongtataan Kompol Hapran mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan korban kali pertama ditemukan warga sekitar jam 05.00 WIB ketika hendak ke sungai.


“Saksi hendak ke sungai buang air besar di belakang rumah korban. Saat hendak ke sungai, melihat ada orang berdiri di bawah pohon jambu dengan jarak sekitar 10 meter. Saksi memanggil, namun karena diam saja (korban,red), saksi pulang dan mengira orang tersebut gila,”ungkap Hapran, Minggu (17/10)

Selanjutnya, warga bernama Sahrul memberitahu kepada Zailani warga lainnya terkait hal tersebut.

Baca Juga:   Angin Kencang, Tower BTS Milik Telkomsel Roboh

Zailani bersama AR yang merupakan orangtua korban kemudian menuju belakang rumah dan menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di pohon jambu.

“Saat ditemukan, posisi leher korban terikat tali kain warna hitam dan terikat di pohon jambu. Selanjutnya saksi Zailani bersama orang tua korban memotong tali tersebut,” jelasnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban tidak pernah mempunyai masalah maupun penyakit. Namun pada Sabtu (16/10) sekitar jam 18.00 WIB korban sempat berbincang dengan R (19) kekasihnya, dan pulang sekitar pukul 19.30 WIB. “Sepengetahuan kakak korban tidak ada permasalahan dan pacar korban juga sering main kerumahnya,” jelasnya.

Setelah dilakukan Identifikasi dari Tim Inafis Polres Pesawaran dan pemeriksaan dari Puskesmas Gedongtataan tidak ditemukan adanya benturan benda keras pada tubuh korban. “Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan untuk di lakukan otopsi dan menyadari bahwa kejadian tersebut musibah bunuh diri,” pungkasnya (ozi/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan