Warga Temukan Sampah Diduga Limbah Hotel Bukit Randu Berserakan

  • Bagikan
Limbah dan sampah diduga berasal dari Hotel Bukit Randu. FOTO HARIF FAHREZA FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kekhawatiran warga terkait longsor yang terjadi di bagian timur Hotel Bukit Randu sejak 2016 belum juga mendapat penanganan serius dari pihak manajemen hotel.

Alih-alih memenuhi tuntutan warga agar pihak manajemen membangun talut betun, warga justru mendapati dugaan aksi tidak terpuji dari staf Hotel Bukit Randu. Pihak hotel diduga membuang sampah dan limbah ke tebing pinggiran pagar hotel.

Beberapa warga mengaku kerap memergogi staf hotel sedang membuang sampah. Seperti yang diutarakan salah satu tokoh pemuda, Harif Fahreza (38), warga yang tinggal di RT 08 Lk I.

Reza -sapaan Harif Fahreza- mengatakan, dirinya bersama kedua rekannya memang sering mengecek secara langsung kondisi tebing belakang Hotel Bukit Randu yang tepat berada di atas rumahnya baru-baru ini terjadi longsor.

Baca Juga:   Pemkot Buka Segel Sujumlah Tempat Makan, Tapi Ada Aja Nih yang Masih "Nyaman" Tersegel

Menurut pengakuan setidaknya, limbah-limbah hotel itu benar-benar dibuang ke tanah warga yang berada di luar pagar hotel. Bahkan, seraya menunjukan bukti foto dan video, beberapa sampah paralon, kabal-kabal terlihat berserakan.

Tak hanya itu, dirinya bersama kedua rekan lainnya menyaksikan beberapa tumpukan sandal hotel dalam jumlah tidak sedikit menumpuk di pinggiran tebing. “Ini lihat saja sendiri, ada piring hotel juga, dan bekas kabal-kabal besar juga ada,” seraya menunjukan foto-foto yang dia abadikan sekira pukul 14.00-15.00 WIB, Minggu (15/3).

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, bukti bukti yang mereka kumpulkan itu, diambil untuk membantah pernyataan manajemen hotel yang selama ini mengaku telah menjalankan tuntutan warga, agar rusak membuang limbah dan sampah ke pinggiran bukit.

Baca Juga:   Pemprov Dukung Forum RPJMD Kota Bandarlampung

Terkait temuan itu, sejumlah gambar yang didapat Reza bersama rekannya itu, kemudian diteruskan melalui pesan WhatsApp ke Manager HRD Yesti Herlena. Namun, sayang hingga berita ini diturunkan pesan itu belum mendapat respons meski telah terbaca. (apr/sur)



  • Bagikan