Warning! Batu Meteorit yang Jatuh di Sawah Mbah Sukirno Mengandung Unsur Beracun

  • Bagikan
Bongkahan batu diduga meteor jatuh di Kecamatan Punggur beberapa waktu lalu. FOTO DOK. RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bongkahan batu diduga meteor yang jatuh di Kecamatan Punggur beberapa waktu lalu telah diteliti beberapa mahasiswa dan dosen perguruan tinggi Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung. Para peneliti membenarkan bahwa bongkahan batu itu adalah pecahan batu meteorit yang jatuh ke bumi.

Diketahui, terdapat tiga titik ditemukannya batu meteorit di Lamteng. Salah satunya ialah Mbah Sukirno (70), warga Dusun VIII, Kampung Astomulyo, yang ditemukannya di persawahan miliknya pada 1 Januari 202.


Setelah dilakukan penelitian, batu yang memiliki berat 1,75 kilogram itu ternyata mengandung besi (Fe) magnesium (Mg), dan silka yang relatif tinggi. Kemudian terdapat beberapa logam berat yang mudah larut dalam air dan bersifat racun pada tubuh seperti Zn, Cr, Ni, dan lain-lain

Baca Juga:   Honorer 35+ Mengeluh soal PPPK, Poin Afirmasi Rendah

Dikutip dari pesan yang dikirim pihak peneilti Itera Lampung melalui WhatsApp anak kandung Mbah Sukirno, Hendri menerangkan bahwa batu yang diduga meteorit itu memiliki kandungan beracun bagi tubuh.

Berikut isi pesan WhatsApp yang dikirim.

Selamat siang Pak Hendri, kami belum sampaikan hasil secara official (resmi), tapi batu yang bapak miliki, memiliki unsur Fe, Magnesium, dan silka yang relatif tinggi, kemudian terdapat beberapa logam berat yang mudah larut dalam air dan bersifat racun pada tubuh seperti timbal, Zn, Cr, Ni, dll. Kami menemukan indikasi unsur radioaktif, namun kami perlu uji kembali untuk memastikan, hingga dalam rentang dua minggu ini, apakah sawah bapak dalam kondisi baik-baik saja? Apakah juga ada kematian ikan atau kodok yang tidak biasa?”

Baca Juga:   Target Pendapatan Lamteng Berkurang, Belanja Daerah Naik

Demikian isi pesan WhatsApp yang diketahui dikirim oleh Dosen Itera Lampung, Rabu (10/2/2021). (rnn/sya/sur)




  • Bagikan